Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL GOVERNANCE OPINION

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) PADA PEMBUATAN E-KTP DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN NIAS UTARA Matius Bangun; Lihati Zalukhu; Feriwati Laia
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 6 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan perluasan penyelenggaraan kependudukan memegang peranan penting dalam pemberian jaminan hukum dan kepastian hukum bagi setiap individu dan hak-hak sipilnya untuk memperoleh perlindungan hukum. Administrasi publik atau manajemen publik adalah sistem manajemen pelayanan publik bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keterbatasan atau permasalahan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Masa Pandemi tidak jauh berbeda dengan Kebiasaan dan Kegunaan Merekam EKTP di atas Saat jaringan internet bagus dan juga tidak ada pemadaman listrik, bisa langsung mencetak dalam 5 (lima) menit dan menyelesaikan masalah yang dikeluhkan orang dalam jangka panjang Jarak yang Petugas kependudukan sudah melayani di semua wilayah yang masih banyak warga yang belum mendapatkan KTP.
PERANAN KEPALA DESA DALAM MENGELOLA DANA DESA (Studi Kasus di Desa Gobo Kecamatan Simuk) Matius Bangun; Fransiskus Pascal Bali
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 6 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the performance of the Gobo Village Head in 2019 in managing the existing Village Fund. The main instrument used is the researcher himself because this research is a qualitative type. In addition, Village Fund management documents, cellphones, and interview sheets become additional instruments. Data were collected by documentation and interviews. The data that has been obtained is analyzed by adopting a reduction and data presentation stage which shows that the Gobo Village Head has carried out his role in accordance with the applicable rules. The results showed that the factors supporting the role of the Gobo Village Head in carrying out his role to manage the 2019 Village Fund were two internal factors (fixed income and village apparatus allowances, Village Government Operations, BPD Operations, Public Works and Spatial Planning, Settlement Areas), Energy and Mineral Resources Sector) and External Factors (Transfer Funds, District Government, Regency Government). The inhibiting factors for the role of the Gobo Village Head in carrying out his role to manage the 2019 Village Fund are internal factors (Village income sources, fixed income and allowances for the Village Head, Cultural and Religious Sector) and there are no external parties that hinder the role of the Village Head.
STRATEGI PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN INSFRASTRUKTUR DI DESA TAREWE KECAMATAN HURUNA KABUPATEN NIAS SELATAN Foarota Laia; Matius Bangun; Sungguh Hati Halawa
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 8 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan desa yang efektif adalah salah satu faktor penting dalam upaya mengembangkan kemandirian desa. Dalam rangka mencapai pembangunan yang optimal, Pengelolaan anggaran sesuai hukum menjadi hal yang sangat krusial, sehingga proses pembangunan dapat berjalan sejalan dengan harapan dan keinginan masyarakat setempat. Dengan menerapkan strategi pengelolaan dana desa yang cermat dan tepat, Desa Tarewe yang terletak di Kecamatan Huruna, Kabupaten Nias Selatan, diharapkan mampu meningkatkan pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengoptimalan pembangunan infrastruktur di Desa Tarewe dengan metode kualitatif deskriptif. Hasilnya menunjukkan pengelolaan dana desa di Desa Tarewe sesuai UU Desa No 6 Tahun 2014. Dalam pengelolaan dana desa tersebut, terdapat komponen-komponen penting seperti penetapan tujuan dan sasaran pembangunan, mempertimbangkan faktor lingkungan, mengoptimalkan sumber daya internal, merumuskan strategi yang efektif, dan menjaga komunikasi yang baik. Dengan implementasi strategi pengelolaan dana desa yang efisien, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur di Desa Tarewe telah berjalan secara efektif. Pencapaian program infrastruktur sesuai rencana, partisipasi aktif masyarakat, dan berdampak positif pada kemajuan Desa Tarewe menuju kemandirian dan kemakmuran yang lebih tinggi.