Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERANAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA DI DESA HILISERANGKAI KECAMATAN IDANOTAE KABUPATEN NIAS SELATAN Parlindungan Marpaung
Jurnal Darma Agung Vol 27 No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.771 KB) | DOI: 10.46930/ojsuda.v27i1.140

Abstract

This study discusses aboutCommunity Participation and Leadership Capability of the Village Head Against the Success of Development in Hiliserangkai Village, Idanotae Sub-District, South Nias Regency. Many problems often occur until now and one of them is the construction of inadequate infrastructure. The issue becomes an obstacle in the process of region’s progress and also hinders the progress of life, both in welfare, trade, agriculture, etc. This was due to the lack of attention from the government in the development and coordination of the regions. In addition, the community is not involved in the development program, but only involves certain people in the village. Theory and Concept of development and also the leadership capacity of the Village Head are inseparable in the success of development activities. The ability of the village’s leaderin the succedingvillage’s development is very important and central. This can help provide solutions in solving problems in the development process. These concepts and theories can be used as guidelines in implementing better and ideal development activities that aim for progress and mutual interests. The purpose of development is to provide a positive impact on the entire community which covers all aspects of life. The research method used in this study is a qualitative research method. The research method used in this research is a cauliflower research method and with 15 informants. The conclusion isthat the conditions of development, development programs, the ability of village leaders to fight for development are still not optimal and inadequate. In accordance with the results of the research, observations and data obtained from the research location, it can be said that the leadership capacity of the village’s leader has not been successful. In addition, the inhibiting factors both internally and externally also become obstacles in the process of development progress. Community response and forms of community participation are still very lack and wait the attention of the government only
PENERAPAN UPAH MINIMUM PROPINSI (UMP) DARI DINAS TENAGA KERJA PROVINSI SUMATERA UTARA TERHADAP PERUSAHAAN-PERUSAHAAN SWASTA Parlindungan Marpaung; Madin Silalahi; Paskah Wirawan Daeli
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 4 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims at finding out how the application of the provincial minimum wage (UMP) from labor offices the North Sumatra province toward private companies in North Sumatra, obstacles in applying minimum wages and solutions to overcome problems in applying minimum wages. Then, concept of procedures for conducting research was discussed. Research method used is qualitative method meanwhile data collection technique was done by having interview with informants for getting accurate information and data. There are 6 informants. The results of this study are that the application of the provincial minimum wage (UMP) taking into accounts the results of a decent living needs survey (KHL) obtained from the results of a market survey to get results that will be submitted to the governor setting the provincial and district minimum wage levels.
UPAYA SATPOL PP KABUPATEN KARO MENANGGULANGI PENYAKIT MASYARAKAT (PEKAT) Rontang Amos Sembiring; Parlindungan Marpaung
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 5 No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit masyarakat (Pekat) merupakan masalah sosial yang perlu ditangani secara optimaldan professional.Namun, dalam era teknologi maju saat ini masalah penyakit masyarakat menjadi semakin meningkat dan kompleks, sehingga diperlukan institusi dan mekanisme penanggulangan yang tepat dan efektif.Tujuan meneliti kasus ini untuk mengetahui bagaimana upaya yang telah dilakukan Satpol PP menanggulangi penyakit masyarakat di Kabupaten Karo; dan hambatan menanggulangi penyakit masyarakat di Kabupaten Karo.Penulis menggunakan metode dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan analisa data kualitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui data pengamatan, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Satpol PP dalam menanggulangi penyakit masyarakat di Kabupaten Karo, masih belum efektif.Kendala atau hambatan yang dihadapi dalam menanggulangi penyakit masyarakat (Pekat), adalah dalam kesiapan kegiatan penanggulangan yang masih belum terencana dengan baik, hanya sebatas melakukan patroli atau razia saja, selain itu dikarenakan tahun ini terdapat bencana non alam yaitu dampak Covid-19.
ANALISIS PENGAWASAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) MEDAN TERHADAP KINERJA PEMERINTAH KOTA MEDAN Parlindungan Marpaung; Julisman Zai
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Based on Law No. 9 of 2015 concerning Regional Government, The Regional people's representative assembly (DPRD) has a legislative function, a supervisory function, and a budget function. Thus, this study aims at finding out the DPRD's supervision of the performance of the Medan city government and to find out what are hampering the DPRD's supervision of the performance of the Medan city government. This study uses a qualitative method. The sampling technique uses purposive sampling technique. Data was mining carried out from observation, in-depth interviews with the Medan City DPRD and its staff and documentation from the field. The location of the study was conducted in the secretariat of the Medan City DPRD with its address at Jl. Captain Maulana Lubis No. 1 Petisah. Tengah. The results of the study illustrate that the supervision activities referred to can be seen in the work program and elaboration of the work plan of the Medan City DPRD. The supervisory activities are arranged in the form of hearings, working visits, the formation and supervision of government performance. Obstacles in conducting supervision are those that originate from the internal board and from outside the board. Internal barriers such as education problems. Obstacles from outside the Council are changes in legislation regarding regional government and lack of community participation and media on the implementation of local government performance.
PERANAN DAN FUNGSI PENGAWASAN DINAS TENAGA KERJA DALAM PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI PROVINSI SUMATERA UTARA Krisna Darniati Halawa; Parlindungan Marpaung
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 6 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan salah satu dampak dari krisis ekonomi global akibat Pandemi Virus Corona atau dikenal dengan Covid-19. Banyak perusahaan yang menyatakan sulit bertahan saat situasi krisis seperti ini. Beberapa diantara mereka bahkan sudah melakukan Pemutusan Hubungan kerja secara pasif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peranan dan Fungsi Pengawasan Dinas Tenaga Kerja Dalam Pemutusan Hubungan Kerja Dampak Pandemi Covid 19. Adapun permasalahan dalam skripsi ini yaitu bagaimana pemerintah melakukan perlindungan terhadap para tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan analisis kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk meneliti objek-objek yang tidak dapat diukur dengan angka melainkan menghasilkan data deskriptif hasil pengamatan. Berdasarkan penelitian ini dapat dipahami bahwa Pengawasan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara telah melakukan himbauan terhadap para perusahaan- perusahaan yang ada di Provinsi Sumatera Utara agar tidak semakin meningkatnya jumlah tenaga kerja yang dirumahkan karena adanya Covid-19.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PELAYANAN SOSIAL DAN PEMBINAAN TERHADAP PERILAKU ANAK ASUH Parlindungan Marpaung; Gusman Hulu
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 4 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang banyak dan sering terjadi hingga saat ini adalah kurangnya pelayanan sosial dan perhatian dari pemerintah terhadap kemajuan anak-anak yang kurang mampu dan anak-anak terlantar. Selain itu, Keterbatasan dana menjadi persoalan utama dalam memaksimalkan pelayanan sosial dan pembinaan terhadap perilaku anak asuh di panti asuhan Yayasan Anak Indonesia Membangun hingga saat ini. Konsep dan defenisi efektivitas merupakan hal yang mendukung tentang pemecahan permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya. Selain itu, peneliti juga menambahkan teori tentang indikator atau ukuran tentang langkah-langkah yang efektif serta suatu program yang dikatakan efektif. Landasan toeri atau tinjauan pustaka sebagai pendukung dan pedoman dalam melakukan penelitian untuk mencari solusi dan jawaban dalam penyelesaaian permasalahan penelitian. Efektivitas dapat diartikan sebagai tingkat kemampuan suatu lembaga atau organisasi untuk melaksanakan semua tugas-tugas pokonya atau untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan sebelumnya, (Cambel, 1989:47). Selanjutnya, membahas tentang konsep tata cara dalam melakukan penelitian serta bentuk/metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian guna memantapkan si peneliti mencari jawaban yang konkrit di lapangan. Selain itu, penentuan informan juga sangat diperlukan guna memperoleh informasi dan data yang akurat guna memperdalam pembahasan dalam penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode penelitian kaulitatif dan dengan informan berjumlah 15 orang. Kesimpulan, bahwasanya penyediaan sarana dan prasarana, kurangnya jumlah tenaga pengurus, tanggapan anak-anak panti asuhan dan faktor-faktor yang menghambat dalam mengefektifkan pelaksanaan pelayanan sosial dan pembinaan terhadap perilaku anak asuh. Sarana dan prasarana yang ada masih belum memadai sesuai dengan pengamatan, data dan informasi yang didapatkan di lapangan.