Siti Fatimaturrohmah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FILM WEDDING AGREEMENT KARYA ARCHIE HEKAGERY (KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Siti Fatimaturrohmah; Ika Febriani
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.431 KB) | DOI: 10.30596/bahterasia.v2i2.8008

Abstract

Film merupakan suatu potret kehidupan nyata seseorang yang dilukiskan dalambentuk audio visual. Pada tayangan film tersimpan pesan yang diwujudkan dengan tandanonverbal yang mengandung sebuah makna. Penelitian ini menggunakan objek filmberjudul Wedding Agreement karya Archie Hekagery sebagai sumber data denganmenggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk mengkaji makna denotasi, maknakonotasi, dan makna mitos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan maknadenotasi, makna konotasi, dan makna mitos pada film Wedding Agreement karya ArchieHekagery. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Datayang dikumpulkan menggunakan teknik simak, teknik dokumentasi, dan teknik pustaka.Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulandan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber yangdilakukan dengan cara mencari data dari satu sumber untuk dibandingkan dengan data darisumber lain. Hasil penelitian menunjukkan (1) makna denotasi pada film WeddingAgreement digambarkan secara apa adanya kehidupan pasangan suami istri yang menjalanipernikahan atas dasar perjodohan, (2) makna konotasi pada film Wedding Agreementdiperoleh dengan mencari makna tanda nonverbal berupa bahasa tubuh, ekspresi wajah,latar tempat dan objek, (3) makna mitos pada film Wedding Agreement diperoleh denganmenganalisis tanda-tanda nonverbal berupa adegan-adegan, ketika acara pernikahanberlangsung, sampai pada keadaan rumah tangga pasangan pengantin kemudian dikaitkandengan kebudayaan atau ideologi yang berlaku di kalangan masyarakat.