Seiring dengan perkembangan teknologi pada produk meter kWh listrik dan dengan efisiensikerusakan yang tinggi maka terjadi perubahan penggunaan tenaga listrik dari sistem pascabayar kesistem prabayar. Program listrik prabayar lebih banyak memberikan keuntungan kepada masyarakatdari pada listrik pascabayar, namun penerimaan masyarakat belum maksimal, seiring dengan adanyaanggapan bahwa sistem prabayar lebih mahal dan lebih rumit,kurangnya sosialisasi dan dari hal-halyang demikian, ada kalangan yang lebih memilih program listrik prabayar dibandingkan programlistrik pascabayar, dan begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, peneliti akan membandingkan tingkatkepuasan pelanggan (masyarakat) program listrik pascabayar dan program listrik prabayar, diantarakedua program tersebut mana yang memiliki tingkat kepuasan yang lebih baik. Metode analisiskuantitatif yang digunakan oleh peneliti adalah metode Chi Square untuk mengetahui perbandingantingkat kepuasan pelanggan terhadap penggunaan listrik pascabayar dengan listrik prabayar.Sedangkan olah data statistik dengan menggunakan software SPSS 16. Dari hasil olah data SPSS 16listrik prabayar lebih mempunyai tingkat kepuasan pelanggan 92% dibandingkan dengan nilaikepuasan pelanggan listrik pascabayar sebesar 87%.