Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MTS AL-MASHUDIN NW KAWO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Pujilestari Pujilestari
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.32 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i1.296

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang menoton menyebabkan kurangnya motivasi dan hasil belajar siswa merupakan permasalahan yang ditemui pada siswa kelas VIII MTs. AL-Mashudin NW Kawo, dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2017. Terkait dengan permasalahan yang ditemukan maka peneliti menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Dimana siklus I dengan nilai rata-rata 71.79 Sedangkan nilai rata-rata siklus II 83.93.Jadi hasil penelitian yang didapatkan semakin meningkat dari tiap siklus. Dari hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII MTs. AL-Mashudin NW Kawo Tahun Pelajaran 2016/2017
Kemampuan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Representasi Pecahan Melalui Pembelajaran Framework ELPSA Eliska Juliangkary; Pujilestari Pujilestari
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.617 KB) | DOI: 10.36312/jime.v6i1.1113

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kemampuan siswa khususnya pada komponen P pada ELPSA. Komponen Pictorial pada ELPSA merupakan komponen yang erat kaitannya dengan representasi matematis. Penelitian ini berlokasi di MTs. Qur’aniyah Batukuta Narmada Lombok Barat. Penelitian ini dikatakan  penelitian deskriptif karena peneliti melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi. Subyek penelitian ini ada 20  siswa denga rincian 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan kelas VII Tahun Pelajaran 2017/2018 . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes essay sebanyak tiga soal. Kemampuan siswa yang sudah digambarkan dalam pembahasan dapat disimpulkan bahwa persentase kemampuan siswa kelas VII diperoleh persentase rata-rata adalah 76%. Maka kemampuan siswa kelas VII digolongkan dalam kategori Baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MELALUI PENDEKATAN SCAFFOLDING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 3 PRAYA Pujilestari Pujilestari
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.438 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i1.251

Abstract

The aims of this research to determine the effect of the use of problem-based learning model through scaffolding approach to the learning outcomes math grade XI student of SMAN 3 Praya on statistics (measures of central tendency of data) in the academic year 2015/2016. This type of research is experimental research. The population in this study were all students of grade XI SMA 3 Praya of 48 students. The samples used were students of grade XI IPA 1 which consist of 25 students as experimental class and grade XI IPA 2 amounting to 23 students as the control classes are taken by simple random sampling technique (simple). Data in this study were drawn by providing initial test and final test to students in grade samples. Data collection techniques using expert validator. Based on preliminary tests gained an average of 32 experimental class and control class of 37. The results of the final tests showed an average of 70 experimental class and control class at the end of grade 61. The test data samples were analyzed using t-test. T-test results obtained tcount  > ttabel 2,248 and 2,014. Tcount obtained greater than ttable the error level of 5% and horsepower by 46, it can be concluded that there are significant use of problem-based learning model through scaffolding approach to the learning outcomes of students' mathematics XI SMAN 3 Praya academic year 2015/2016
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA SMA MATERI OPERASI ALJABAR BENTUK PANGKAT DAN AKAR Pujilestari Pujilestari
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.613 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i1.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dan faktor yang mempengaruhi dalam menyelesaikan soal matematika pada materi operasi aljabar bentuk pangkat dan akar. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Pujut yang berjumlah 105 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X4 yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes evaluasi untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa. Angket digunakan untuk mengetahui faktor penyebab kesalahan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Berdasarkan hasil penelitian diketahui jumlah siswa yang salah dalam mengerjakan tes evaluasi materi operasi aljabar pada bentuk pangkat dan akar, sebagai berikut: 1). Kesalahan konsep (25,26%), 2), kesalahan prosedur (43,15%), 3), Kesalahan dalam perhitungan (22,10%). Kesalahan yang banyak dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal tes evaluasi adalah pada kesalahan prosedur yaitu kesalahan dalam langkah-langkah menyelesaikan soal matematika. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan siswa adalah 1. Siswa kurang serius dalam menyelesaikan soal matematika, 2. Siswa tidak menyukai pelajaran matematika, 3. Siswa kurang memahami materi perpangkatan dan bentuk akar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SEGIEMPAT MELALUI METODE INQUIRY PADA SISWA SMP NEGERI 19 MATARAM Pujilestari Pujilestari
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.408 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v1i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi segiempat khususnya persegi panjang dan persegi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIC SMP Negeri 19 Mataram tahun pelajaran 2014/2015. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode Inquiry. Pembelajaran dengan Inquiry memacu keinginan siswa untuk mengetahui, memotivasi mereka untuk melanjutkan pekerjaannya sehingga mereka menemukan penyelesaian dari masalah matematika yang dihadapinya dan akhirnya akan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematikanya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan pada tiap akhir siklus. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metode Inquiry terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah segiempat (persegi panjang dan persegi) siswa kelas VIIC SMP Negeri 19 Mataram Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan jumlah siswa yang kemampuan pemecahan masalahnya minimal berkategori tinggi dari 80% pada siklus I meningkat menjadi 94,44% pada siklus II. Pada siklus I dan siklus II diketahui bahwa jumlah siswa yang memperoleh nilai dengan kategori kemampuan pemecahan masalah sangat tinggi mengalami peningkatan, siklus I sebanyak 8 (22,86%) siswa dan pada siklus II sebanyak 24 (66,67%) siswa. Banyak siswa dalam kategori tinggi pada siklus I diperoleh 20 (57,14%) siswa dan pada siklus II sebanyak 10 (27,78%) siswa. Siswa yang kemampuan pemecahan masalahnya berkategori sedang pada siklus I yaitu sebanyak 7 (20%) siswa kemudian pada siklus II berkurang menjadi 2 (5,6%) siswa
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI LANGKAH POLYA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) PADA SISWA KELAS VIIIB SEMESTER GANJIL MTs AL-MANSYURATI NW AIK BUKAK TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Pujilestari Pujilestari
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.72 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.272

Abstract

The problems that arise during observation learning mathematics grade VIII MTs Al-Mansyurati NW Aik Bukaq that learning is less effective because learning activities do vary and the discussions in the classroom are still rare. This will affect student learning outcomes. To overcome these problems, researchers applied learning with Polya method. The purpose of this action research is to determine how much increase in mathematics learning outcomes in grade VIII MTs Al-Mansyurati NW Aik Bukak in academic year 2015/2016. This type of research is a classroom action research, which in the implementation of this study using several cycles. The research instrument used in this study is the observation sheets, worksheets, and a test sheet. This research was conducted at MTs Al-Mansyurati NW Aik Bukak. The subjects of this study is grade VIIIB consisting of 25 students. In cycle I students learning activity score is 13.33 with less active category, while the average value of student learning outcomes is 73.75 with the percentage of classical completeness amounted to 83.33%. In cycle two student activity score is 23.50 with a very active category, while the average value of student learning outcomes is 79.29 with the percentage of 91.67% classical completeness. By looking at the percentage of students in the classical learning completeness has achieved the expected indicators. Thus it can be concluded that the implementation of measures to improve learning outcomes eighth grade students of MTs Al-Mansyurati NW in the academic year 2015/2016