Muhammad Saleh
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemenuhan Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Perkawinan Long Distance Relationship: Analisis Hukum Islam Muhammad Saleh; Sitti Khadijah; Safaruddin Safaruddin; Abd. Raziq
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan hukum Islam terhadap hak dan kewajiban suami istri dalam pernikahan jarak jauh (Long Distance Relationship/LDR) serta faktor-faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan pemenuhannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka berbasis normatif-yuridis, bersumber dari al-Qur’an, Hadis, Kompilasi Hukum Islam (KHI), Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, kitab fikih empat mazhab, serta literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak dan kewajiban suami istri dalam Islam didasarkan pada prinsip keadilan, kerja sama, dan pemenuhan kebutuhan lahir batin. Ketidakseimbangan dalam LDR dipengaruhi oleh jarak geografis, keterbatasan komunikasi, tuntutan pekerjaan atau studi, lemahnya kesepakatan, dan kurangnya komitmen, sehingga berdampak pada pemenuhan hak emosional dan nafkah. Hukum Islam tidak mengharamkan LDR secara mutlak, tetapi mengaturnya dengan ketentuan syar‘i. Batas waktu ketidakhadiran suami yang ditetapkan ulama klasik dipandang bersifat ijtihādī oleh ulama kontemporer, bergantung pada kondisi dan kerelaan istri. Oleh karena itu, LDR dinilai sah secara hukum, namun harus dikelola berdasarkan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah.
Poligami Perspektif Fikih Islam dan Tarjih Muhammadiyah Muhammad Saleh; Siti Risnawati Basri; Megawati
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 4 NOMOR 2, 2022
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami hukum poligami menurut fikih Islam dan Tarjih Muhammadiyah. Penelitian ini sendiri termasuk dalam jenis penelitian pustaka (library research), yaitu jenis penelitian yang menekankan pada penelitian literatur-literatur yang terkait dengan objek yang dianalisis. Menggunakan metode deskriptif analisis yaitu suatu metode yang digunakan terhadap suatu data yang telah dikumpulkan kemudian disusun, dijelaskan sekaligus dianalisa. Pemaparan data yang telah diperoleh dari lapangan maupun dari pustaka kemudian dilakukan analisis sampai kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, bahwa poligami dalam fikih Islam adalah sesuatu yang dibolehkan dengan syarat suamimampu berlaku adil terhadap isteri-isterinya. Sedangkan dalam tarjih Muhammadiyah, poligami adalah sesuatu yang boleh dilakukan, akan tetapi tidak dianjurkan. Dibolehkannya poligami ini pun untuk darurat sosial, bukan semata-mata untuk darurat individual.