Rofinus Mato
Guru Mata Pelajaran Matematika SMPN 2 Sano Nggoang, Manggarai Barat, NTT

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATEMATIKA MATERI POKOK FUNGSI KELAS VIII SMP NEGERI 2 SANO NGGOANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Rofinus Mato
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.398 KB) | DOI: 10.36312/jime.v1i1.9

Abstract

Persoalan yang sering timbul dalam belajar adalah banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar dikarenakan pembelajaran yang diberikan kurang bermakna. Hal ini  berdampak  pada  prestasi  belajar  siswa  yang  masih  rendah. Pembelajaran dengan cara pemberian tugas/latihan yang sering diterapkan oleh guru dapat mengakibatkan  kejenuhan pada  siswa. Salah  satu model  pembelajaran yang mampu mendorong siswa untuk mengkontruksikan pengetahuannya sendiri dan menjadikan pengetahuan bermakna serta relevan bagi siswa adalah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran  ekspositori. Tujuan penelitian ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran ekspositori dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi fungsi kelas VIII SMP Negeri 2 Sano Nggoang tahun ajaran 2013/2014. Adapun prosedur penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/ observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan prestasi belajar siswa secara klasikal pada siklus I dengan ketuntasan klasikal 80%, dan meningkat pada siklus II dengan ketuntasan klasikal 88%. Di samping itu, peningkatan aktivitas juga terjadi pada guru maupun siswa. Aktivitas guru pada siklus I dengan rata-rata skor 3,3 berkategori baik dan meningkat pada siklus II dengan rata-rata skor 3,75 berkategori sangat baik, sedangkan, aktivitas siswa pada siklus I dengan rata-rata skor yaitu 2,25 berkategori cukup aktif dan meningkat pada siklus II dengan rata- rata skor yaitu 3,05 berkategori aktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajran ekspositori dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi Fungsi kelas VIII SMP Negeri 2 Sano Nggoang tahun pelajaran 2013/2014.