Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN RELIGIUSITAS DENGAN DISIPLIN SISWA MADRASAH ALIYAH SWASTA LAB IKIP AL WASHLIYAH MEDAN TAHUN AJARAN 2013-2014 Enny Fitria
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.104 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1). Hubungan antara konsep diri dengankedisiplinan siswa, 2). Hubungan antara religiusitas dengan kedisiplinan siswa, 3). Hubunganantara konsep diri dan religiusitas secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah MAS Lab IKIPAl Washliyah Medan siswa kelas X dan XI sebanyak 60 siswa. Dan 60 siswa yang dikategorikansebagai pelaku disiplin dijadikan sampel pada penelitian ini. Untuk sekedar ancang–ancang makaapabila subjeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua, sehingga penelitiannya merupakanpenelitian populasi, selanjutnya jika jumlah subjeknya besar dapat diambil antara 10 – 15 % atau20 – 25 % atau lebih, tergantung dari kemampuan peneliti dilihat dari segi waktu, tenaga dandana serta sempit luasnya wilayah pengamatan dari setiap subjek dan besar kecilnya resiko yangditanggung oleh peneliti”. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk variabelkonsep diri, religiusitas dan kedisiplinan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisiskorelasi dan regresi ganda, dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji linieritas.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan : 1). Ada hubungan yang signifikan antarakonsep diri dengan disiplinan siswa MAS Lab IKIP Al Washliyah ( r hitung > r table atau 0,925 >0,254 pada taraf signifikansi 0,05 ) sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya. 2).Ada hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan disiplinan siswa MAS Lab IKIP AlWashliyah Medan Medan ( r hitung > r table atau 0,475 > 0,254 pada taraf signifikansi 0,05 )sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya. 3). Ada hubungan yang signifikanantara konsep diri dan religiusitas dengan ( r hitung > r table = 0,932 > 0,254. Model hubunganantara X1 dan X2 dengan Y adalah Y = 29.438+0.615X1 +0.152X. Model ini signifikan secarastatistic.
MENINGKATKAN PENGENDALIAN EMOSI SISWA SMK MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK Enny Fitria
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 1 (2017): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.02 KB)

Abstract

Meningkatkan pengendalian emosi siswa melalui bimbingan kelompok sangat penting dilakukan hal ini disebabkan oleh rendahnya pengendalian emosi siswa dalam memahami perkembangan diri siswa SMK Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari. Pelaksanaan penelitian akan dilakukan selama 2 bulan (September 2016 s/d Oktober 2016). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengendalian emosi siswa SMK Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari melalui bimbingan kelompok. Dengan meningkatnya pengendalian emosi siswa SMK Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari melalui bimbingan kelompok diharapkan agar siswa bisa mengoptimalkan pengembangan potensi dirinya kearah yang lebih positif. Penelitian ini dikategorikan ke dalam penelitian eksperimen semu (quasi experiment), dengan rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs (nondesigns),. Penelitian ini melibatkan dua jenis variabel.Variabel bebas adalah Bimbingan Kelompok.Sedangkan variabel terikatnya adalah pengendalian emosi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes angket pengendalian emosi siswa dan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan pertanyaan pada rumusan masalah, maka data pretest post test akan dianalisis dengan statistik inferensial anaova. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan pengendalian emosi melalui bimbingan kelompok Hasil penelitian ini dibuktikan dengan pengujian hipotesis yang menunjukkan t hitung > t tabel tabel yaitu 5,19 >1,83 pada taraf signifikansi 5 %, dan dari hasil angket sebelum diberikan perlakuan diperoleh rata-rata skor pengendalian emosi siswa sebesar 97,60 dan setelah diberikan bimbingan kelompok selama 5 kali pertemuan membahas topik-topik tentang pengendalian emosi diketahui rata-rata perolehan skor sebesar 138,90