Andi Mulyan
Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Pendidikan, Universitas Nahdlatul Ulama NTB

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

GAYA KEPEMIMPINAN LURAH GALUNG KECAMATAN LILI RIAJA KABUPATEN SOPPENG Andi Mulyan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.298 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i1.102

Abstract

Menarik untuk melakukan pengkajian tentang gaya kepemimpinan di lingkup pemerintahan kelurahan, mengingat  masih kurangnya pengkajian secara internal pada pemerintah kelurahan itu sendiri. Selain itu, lewat pengkajian tersebut tentu dapat diketahui keberhasilan kepemimpinan di kelurahan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen wawancara tidak terstruktur dengan lembar wawancara. hasil penelitian dan pembahasannya pada bagian sebelumnya, maka dapat dikemukakan kesimpulan akhir penelitian sebagai berikut: 1). Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pemerintah Kelurahan Galung Kecamata lili Riaja Kabupaten Soppeng dalam menjalankan fungsinya adalah gaya kepemimpinan partisipatif. 2). Kepemimpinan Kelurahan Galung Kecamatan Lili Riaja Kabupaten Soppeng dalam menjalankan fungsinya sebagai pemerintah dengan menerapkan gaya kepemimpian partisipatif telah berhasil dengan baik
MOTIVASI ORANG TUA TEHADAP KELANJUTAN PEDIDIKAN ANAK SAMPAI DI PERGURUAN TINGGI PADA MASYARAKAT DESA SAJANG KECAMATAN SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Andi Mulyan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.317 KB) | DOI: 10.36312/jime.v4i1.544

Abstract

PERAN SINGLE PEREN TERHADAP BIAYA PENDIDIKAN ANAK DI DESA PUKAT KECAMATAN UTAN KABUPATEN SUMBAWA Andi Mulyan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.8 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i1.98

Abstract

Desa Pukat Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. Bahwa ditemukannyabeberapa single peren atau janda yang sangat berperan penting terhadap pendidikan anaknya meskipun dia hanya seorang diri yang berusaha keras dalam mempertahankan hidup keluarganya, dan hal inilah yang membuat peneliti sangat tertarik mengkaji lebih dalam tentang pandidikan anak dalam keterkaitannya dengan single perent atau janda. 1). Upaya single perent yang ada di Desa PukatKecamatan Utan kabupaten Sumbawa dalam mebiayai pendidikan anaknya adalah bekerja sebagai pedagang ikan keliling, bertani dan menjadi seorang tenaga kerja Indonesia (YKI). 2). Peran single perent yang ada di Desa Pukat Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa adalah sangat berarti. Artinya mereka penuh semangat untuk berjuang bekerja demi untuk kelanjutan pendidikan anaknya
Orang Tua Tunggal Dalam Biaya Pendidikan Anak (Studi Di Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa) Andi Mulyan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2019): JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.318 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v3i1.996

Abstract

Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa. Bahwa ditemukannya beberapa orang tua tunggal yang sangat berperan penting terhadap pendidikan anaknya meskipun mereka hanya sosok tunggal tanpa pasangan hidup. Mereka bekerja keras dalam memenuhi berbagai kebutuhan anggota keluarga, termasuk biaya pendidikan anak. Hal inilah yang membuat peneliti sangat tertarik mengkaji lebih dalam tentang pandidikan anak dalam kaitannya dengan orang tua tunggal (peempuan). Peran orang tua tunggal yang ada di Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa adalah sangat berarti. Artinya walaupun orang tua tunggal (perempuan) adalah seorang diri dalam mengurus rumah tangganya, namun mereka memiliki semangat dan motivasi yang kuat untuk bekerja demi bertahan hidup, termasuk memperhatikan biaya pendidikan anaknya.
Motivasi orang tua berprofesi nelayan tehadap pedidikan anak Di desa pulau maringkik kecamatan kruak kabupaten lombok timur Andi Mulyan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.995 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v3i3.998

Abstract

Desa Pulau Maringkik Kecamatan Alas Kabupaten Lombok Timur. Bahwa ditemukannya beberapa orang tua berprofesi sebagai nelayan yang sangat termotivasi terhadap pendidikan anaknya meskipun sangat disibukkan oleh aktifitas kerja sebagai nelayan, dan hal inilah yang membuat peneliti sangat tertarik mengkaji lebih dalam tentang pandidikan anak dalam keterkaitannya dengan orang tua yang berprofesi sebagai nelayan. Motivasi Orang Tua Berprofesi nelayan yang ada di Desa Pulau Maringkik Kecamatan Kruak Kabupaten Lombok Timur adalah sangat berarti. Artinya walaupun mereka memiliki kesibukan di laut untuk mencari rezeki, demikian juga dengan ibu-ibu nelayan yang turut membantu sang suami, namun mereka memiliki semangat dan motivasi yang kuat untuk memotivasi anaknya dalam pendidikan. Motivasi yang dimiliki oleh orang tua yang berprofesi nelayan tersebut adalah berasal dari diri sendiri, atau terjadi secara instrinsik.
Upaya Pemerintah Dalam Membentuk Kesadaran Nelayan Terhadap Kerusakan Ekosistem Laut Di Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Besar Andi Mulyan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.011 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.519

Abstract

Penelitian ini berangkat dari problematika tentang ekosistem laut yang mengalami kerusakan.Kerusakan ekosistem tersebut diakibatkan oleh ulah masyarakat nelayan yang berlokasi di Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Besar.Hal ini membuat ketertarikan pada peneliti untuk mengkaji lebih dalam tentang penyebab kerusakan ekosistem laut tersebut dan upaya pemerintah desa dalam menyadarkan masyarakat nelayan terhadap kerusakan tersebut, sehigga diangkat judul “Upaya Pemerintah Dalam Membentuk Kesadaran Nelayan Terhadap Kerusakan Ekosistem Laut Di Desa Pulau Kaung Kec. Buer Kab. Sumawa Besar”. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penyebab terjadinya kerusakan ekosistem laut yaitu pengeboman, penggunaan potas, penebangan pohon bakau, engambilan batu karang, buang sampah di laut, dan limbah perusahaan dari PT New Mont. Selain itu, upaya pemerintah dalam menyadarkan masyarakat nelayan terhadap kerusakan ekosistem laut yaitu dalam bentuk sosialisasi, namun tidak bisa maksimal karena kondisi ekonomi masyarakat nelayan yang melemah sehingga mereka tetap berulah terhadap kerusakan eksistem laut. Penelitian ini menggunakan teori ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh timbal balik tak terpisahkan antara mahkluk hidup dengan linkunganya.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sementara jenis penilitian ini adalah penelitian dasar atau murniyang bertujuan untunk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk analis data digunakan metode deskriptif kualitatif.
The Impact of Traditional Peresean Sport on Physiological and Psychological Aspects and Its Role as Cultural Heritage: A Case Study of the Sasak Community in Lombok Anam, khaerul; Andi Mulyan
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 3 (2024): September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i3.37097

Abstract

Peresean is a traditional martial art deeply embedded in the culture of the Sasak people in Lombok. Beyond its role as public entertainment, Peresean plays a crucial part in preserving the cultural identity of the Sasak community and serves as a tool for resolving customary conflicts. However, over time, the understanding and practice of Peresean have diminished, particularly among younger generations, raising concerns about the potential loss of its valuable cultural and moral lessons. This research aims to emphasize the importance of preserving Peresean as cultural heritage and its potential as a solution to social issues like conflict and juvenile delinquency within the Sasak community. Using a qualitative case study approach in several Sasak communities, data were collected through field observations, in-depth interviews with local elders, and documentation of Peresean’s history and development. Findings indicate that Peresean, from a psychological perspective, is not only a form of entertainment but also an effective conflict resolution tool in Sasak society. It teaches values such as courage, sportsmanship, and social harmony. In conclusion, Peresean holds significant historical and social value, and its preservation is essential for maintaining Sasak cultural heritage. Cultural preservation efforts can help address social issues, ensuring community stability and cohesion in Lombok.