Keterampilan berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang sangat pokok dan penting untuk dipelajari siswa. Kemampuan berbicara siswa Kelas X MAN 1 Mataram Kota masih kurang. Hal ini disebabkan karena kurang tepatnya guru memilih model pembelajaran yang digunakan, metode yang digunakan guru oleh guru masih berfokus pada metode cermah, diskusi, dan penugasan yang kurang menarik dan kreatif. Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah Bagaimanakah penerapan metode artikulasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa Kelas X MAN 1 Mataram tahun pelajaran 2015 dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara dengan metode artikulasi pada siswa Kelas X MAN 1 Mataram Tahun pelajaran 2015. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan atau bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dengan metode artikulasi pada siswa Kelas X MAN 1 Mataram tahun pelajaran 2015. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yakni metode observasi yang digunakan untuk mengamati aktivitas guru, dan aktivitas siswa yang tampak selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kemudian dianalisis menggunakan rumus deskriptif kuantitatif yang dipakai untuk memperoleh data dari hasil tes lisan pada prasiklus, siklus I dan siklus II. Berdasarkan Hasi penelitian dapat dilihat pada kemampuan individu dari 19 siswa, yang memperoleh nilai dengan prasiklus I kategori tinggi 6 siswa, kategori sedang 13 siswa, dan kategori kurang tidak ada atau 0 %. Pada siklus I kategori tinggi 13 siswa, sedang 6, dan kurang 0%. Pada siklus II mencapai 100%. sedangkan IPK pada prasiklus I 64,47, siklus I 72,10 dan siklus II 81,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran berbicara menggunakan metode artikulasi sangat berperan untuk meningkatkan hasil pembelajaran dalam mencapai hasil yang maksimal.