Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Peran Perawat Sebagai Educator dengan Motivasi Sembuh Pasien Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Woha Junaidin -
GRAVITY EDU : Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Fisika Vol 2 No 2 (2019): Gravity Edu : September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.473 KB) | DOI: 10.33627/ge.v2i2.325

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi kronis yang masih merupakan permasalahn serius yang di temukan pada penduduk dunia termasuk Indonesia. Motivasi pasien untuk sembuh mempengaruhi faktor lingkungan rumah sakit, dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya serta dukungan dari keluarga Tujun dari penelitian ini adalah untuk melihat Hubungan Peran Perawat Dan Keluarga Sebagai Educator Dengan Motivasi Sembuh Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Woha Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan cross sectional . populasi penelitian ini sejumlah 90 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang dan menggunakan Uji Chi-Square. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil analisa peran perawat diperoleh nilai pValue = 0,03 < 0,05, artinya ada hubungan peran perawat sebagai educator dengan motivasi sembuh pasien. Hasil analisa peran keluarga diperoleh nilai pValue = 0,006 < 0,05, artinya ada hubungan peran keluarga sebagai educator dengan motivasi sembuh pasien, artinya ada hubungan peran perawat dan keluarga sebagai educator dengan motivasi sembuh pasien tuberkulosi di Puskesmas Woha Tahun 2019. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara peran perawat dan keluarga sebagai educator dengan motivasi sembuh pasien di Puskesmas Woha Tahun 2019. Untuk itu upaya pencegahan terjadinya penyakit tuberkulosis diharapkan peran perawat dan keluarga untuk selalu memberikan motivasi untuk mempercepat proses penyembuhan pasien.