Satih Saidiyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Kecenderungan Depresi Ibu-ibu yang Memiliki Anak dengan Cerebral Palsy dengan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Satih Saidiyah
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.883 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v2i1.701

Abstract

Memiliki anak cerebral palsy merupakan hal yang tidak diinginkan oleh orangtua, khususnya ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) hubungan antara kecenderungan depresi dan efikasi diri, 2) hubungan antara kecenderungan depresi dengan dukungan sosial. Analisis regresi ganda digunakan untuk menguji dua hipootesis. Hasil penelitian menunjukkan, pertama: kecenderungan depresi dengan efikasi diri berkorelasi secara signifikan pada -0,308 (p kurang dari 0.05); F=2,939 (p kurang dari 0,05); R Square 9,5 persen, kedua, kecenderungan depresi dengan dukungan sosial berkorelasi secara signifikan pada -0,470 (p kurang dari 0,01); F=7, 944 (p kurang dari 0,01); R Square 22,1 %. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa efikasi diri dan dukungan sosial memiliki korelasi yang signifikan pada 0,355 (p kurang dari 0, 05); F= 4,354 (p kurang dari 0, 05); R Square 24,4 persen. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresi ibu antara lain banyak anak, kurangnya pendidikan, tekanan ekonomi keluarga, dan kondisi nyata yang tidak diketahui pada anak cerebral palsy. Berdasarkan data, terdapat dua coping yang menyumbangkan kecenderungan depresi yaitu pemberdayaan efikasi diri dan dukungan sosial.
Proses Nrimo pada Lansia Robiah Uswatun Hasanah; Satih Saidiyah
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.521 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v4i1.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses nrimo pada lansia. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel 2 orang lansia yang memiliki tingkat nrimo yang berbeda kemudian membandingkan keduanya untuk mendalami proses-proses nrimo yang dialami oleh kedua sampel. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara pada key person dan significant person serta melakukan observasi. Kedua informan menunjukkan perbedaan dalam memaknai pengalaman hidupnya. Lansia yang tidak nrimo cenderung merasakan hidupnya susah sedangkan lansia nrimo merasa senang-senang saja. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik garis besarnya bahwa nrimo merupakan pembawaan, namun juga harus diusahakan supaya tetap berkembang. Perbedaan kemampuan nrimo dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain 1) kesadaran yang meliputi kesadaran diri, kesadaran terhadap pengalaman (keterbukaan) dan kesadaran akan perbedaan, 2) orientasi hidup, 3) hubungan vertikal dengan Gusti Allah dan, 4) kepentingan. Nrimo memberikan dampak positif bagi lansia antara lain, 1) meningkatkan daya tahan dalam menghadapi nasib buruk, 2) tetap gembira dalam penderitaan, 3) mempunyai daya tahan yang lebih baik secara fisik, 4) meningkatkan tanggung jawab diri, 5) menjaga diri dari perbuatan yang melanggar norma sosial, serta 6) ketenangan.