Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Potensi Konflik Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Riyadi Mustofa; Riati Bakce
Unri Conference Series: Agriculture and Food Security Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.442 KB) | DOI: 10.31258/unricsagr.1a8

Abstract

Potensi konflik lahan di Provinsi Riau 1.972.699 ha yang terdiri dari konflik di kawasan hutan lindung, hutan produksi konversi, hutan produksi terbatas dan kawasan konservasi. Konflik tersebut karena pluralisme hukum antara pemerintah dengan masyarakat, pemerintah dengan koporasi, dan korporasi dengan masyarakat. Konflik tersebut akan semakin bertambah seiring dengan meningkatnya kebutuhan lahan oleh masyarakat untuk kepentingan ektensifikasi lahan perkebunan kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konflik lahan yang terjadi berdasarkan status kawasan, pola ruang, perizinan dan pemanfaatan lahan untuk perkebunan kelapa sawit serta pihak yang terlibat didalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan overlay berbagai peta. Hasil overlay selanjutnya ditabulasi dan didiskripsikan berdasarkan kriteria peta konflik. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan peta tutupan lahan, konflik lahan perkebunan mencapai 51,19% dan pertanian lahan kering campur semak termasuk didalamnya perkebunan kelapa sawit rakyat 40,42%. Kesimpulan bahwa potensi konflik lahan terbesar berada lahan perkebunan kelapa sawit baik yang dikuasai korporasi maupun mayarakat sebagai perkebunan kelapa sawit rakyat sehingga sulit mendapatkan legalitas lahan.
PENYULUHAN PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA KELOMPOK ARISAN RT 01 KELURAHAN SIALANG MUNGGU Riati Bakce; Riyadi Mustofa; Mar’aini Mar’aini; Nefrida Nefrida
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 12: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tangga, merupakan unit terkecil dalam lingkungan masyarakat. Rumah tangga terdiri dari suami, isteri dan anak-anak (keluarga inti). Rumah tangga terkadang terdiri dari keluarga tambahan seperti orang tua dan saudara. Keadaan rumah tangga membutuhkan biaya untuk keberlansungan hidup dan merupakan unit keuangan yang terkecil. Pada dasarnya mengelola keuangan rumah tangga sama seperti mengelola keuangan di perusahaan. Pada umumnya saat awal menikah, sering terjadi kesulitan mengatur keuangan rumah tangga, yang berakibat terjadi deficit cash flow pada akhir bulan, karena pengelolaan keuangan belum tertata dengan baik, dan belum ada perencanaan secara komprehensip. Salah satu cara mengatasi masalah ini dapat dilakukan dengan manajemen pengelolaan keuangan rumahtangga yang dapat dilakukan oleh ibu-ibu rumahtangga. Kemampuan pengelolaan keuangan rumahtangga memberikan sumbangan yang berarti dalam mengatasi permasalah kesulitan ekonomi akibat krisis global. Penggelolaan keuangan rumah tangga mempunyai peranan penting untuk keberlangsungan ekonomi rumah tangga. Rumah tangga merupakan satuan terkecil dari masyarakat merupakan akar kekuatan dari kesejahteraan ekonomi suatu negara. Rumah tangga biasanya dikepalai oleh kepala keluarga (suami) yang biasanya bertugas untuk mencari nafkah. Anggota rumah tangga pertama adalah ibu rumah tangga (istri) yang bertugas mengelola keuangan rumah tangga. Ibu rumah tangga sebagai penggelola keuangan rumah tangga harus memahami manajemen penggelolaan keuangan rumah tangga dengan baik. Peserta Kegiatan PKM ini adalah ibu rumah tangga yang bergabung pada kelompok arisan RT 01. Peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini ada sebanyak 19 orang. Peserta kegiatan keseluruhannya berjenis kelamin perempuan.Prosedur yang dilakukan dalam kegiatan PKM terbagi menjadi beberapa sesi yakni: sesi pertama adalah penyampaian materi penyuluhan dan sesi kedua adalah tanya jawab antara peserta dengan pemateri tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapai peserta yang berkaitan dengan penggelolaan keuangan rumah tangga. Kegiatan PKM berjalan dengan lancar, peserta memahami materi penyuluahan dan termotivasi untuk melakukan penggelolaan keuangan dengan tepat dan baik. Penggelolaan keuangan dengan tepat dan baik dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
SOSIALISASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA TENAGA KERJA USAHA IKM KARYA UNISI DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU Mar’aini Mar’aini; Riyadi Mustofa; Riati Bakce; Nefrida Nefrida
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i1.5798

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan suatu program yang harus dilaksanakan oleh setiap perusahaan termasuk Usaha IKM Karya Unisi untuk memelihara kesehatan dan keselamatan tenaga kerja serta mengurangi tingkat kecelakaan kerja pada saat melakukan pekerjaan serta untuk mengurangi tingkat kerugian akibat kecelakaan serta mampu mengenali berbagai bahaya dilingkungan kerja. Jenis-jenis bahaya yang akan dihadapi oleh tenaga kerja diantaranya: Bahaya fisik, Bahaya Bahan Kimia, Bahaya Biologis, Bahaya Ergonomi, Bahaya Psikologis. Adapun tujuan dari sosialisasi Kesehatan Dan Keselamatan Kerja diantaranya adalah Mengamankan suatu system kegiatan /pekerjaan mulai dari input, proses sampai dengan output kegiatan yang dimaksud bisa berupa kegiatan pruduksi dalam industri maupun diluar industry seperti sector publik dan yang lainya dan Penerapan program keselamatan kerja juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan. Kegiatan ini dilaksanakan di IKM Karya Unisi terletak jl. Ketitiran Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Pemilik Usaha IKM ini adalah Bapak Ir.Idham Chalik, dengan jumlah tenaga kerja 9 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peserta latihan cukup memahami bahaya kecelakaan kerja yang mungkin terjadi pada saat melakukan pekerjaan , namun demikian masih kurangnya kesadaran peserta untuk memakai alat-alat perlengkapan kerja guna melindungi diri dari resiko kemungkinan akan terjadinya gangguan kesehatan dan kecelakaan kerja pada saat melakukan pekerjaan
Analisis Usahatani Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Berdasarkan Jasa Ekosistem Pengaturan Tata Aliran Air dan Banjir di Provinsi Riau Riati Bakce; Riyadi Mustofa
Jurnal Zona Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v7i1.78

Abstract

Riau Province has the largest oil palm plantation in Indonesia consisting of large national private plantations and community plantations located in various land typologies and landscapes. Each landscape has characteristics of forest areas and peat hydrological units that can affect the level of land productivity. This study aims to determine the carrying capacity of environmental capacity based on ecosystem services of water flow and flood management services in smallholder oil palm plantations in Riau Province. The analysis method consists of spatial analysis and farming analysis, spatial analysis to determine the carrying capacity of environmental capacity based on ecosystem services for water flow and flood management services. Farming analysis to determine land productivity, fresh fruit bunch (FFB) prices, production costs and farmer income based on environmental capacity criteria based on ecosystem services for water flow and flood management services. The results showed that based on the capacity of environmental capacity based on ecosystem services for water flow and flood management services on smallholder oil palm plantations in Riau Province consisted of very low, low, medium, high and very high criteria. Furthermore, the level of productivity, FFB prices, production costs and farmers' income are influenced by the typology of the capacity of water flow and flood management services. The higher the capacity of water flow and flood management services, the higher the land productivity and farmers' income.
PENYULUHAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENUMBUH KEMBANGAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI MEMULAI USAHA PURNA KERJA BAGI PESERTA LPK BUDI MULIA DI PEKANBARU Riati Riati; Riyadi Mustofa; Mar’aini Mar’aini; Nefrida Nefrida
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1595

Abstract

Dalam rangka memberdayakan perempuan khususnya assisten rumah tangga, maka diperlukan berbagai usaha untuk meningkatkan kreatifitas mereka dan salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan penanaman karakter jiwa wirausaha dan motivasi sebagai bekal mereka untuk memulai usaha. Agar para asisten rumah tangga tetap mempunyai penghasilan setelah mereka tidak lagi bekerja sebagai asisten tangga. Upaya yang dilakukan agar karakter kewirausahaan tumbuh dan berkembang untuk memotivasi memulai suatu usaha, maka perlu diberikan penuyuluhan karakter kewirausahan dan motivasi untuk mendirikan usaha.. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah ceramah, diskusi dan Tanya jawab dengan peserta yang antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan. Pelaksanaan kegiatan ini menumbuhkembangkan karakter kewirausahaan dan memotivasi peserta mendirikan usaha. .Pelaksanaan kegiatan PKM ini berjalan dengan baik. Peserta dan pemateri berdiskusi tentang karakter dan motivasi berwirausaha. Dari hasil diskusi disarankan agar setiap peserta menumbuh kembangkan karakter kewirausahaan dan memotivasi diri ungtuk membuka usaha dapat memberikan pendapatan pada saat tidak lagi bekerja