Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS LETTER OF COORDINATION AGREEMENT AIRLINES TERHADAP PERUBAHAN REGISTRASI PADA PESAWAT DI PERUM LPPNPI CABANG BANJARMASIN AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Traffic Service Reporting Office (ARO) menurut Annex 11 Chapter 2 adalah suatu unit yang dibuat dengan tujuan untuk menerima laporan - laporan mengenai pelayanan lalu lintas udara dan rencana penerbangan yang diajukan sebelum keberangkatan. Atau juga mempunyai arti lain yaitu, Suatu unit kerja yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi / data aeronautical yang berguna bagi unit Air Traffic Services. Dalam tugasnya Aeronautical Communication Officer (ACO) mempunyai tanggung jawab yang sangat besar. Di unit ATS RO Perum LPPNPI Cabang Banjarmasin tidak hanya memberikan pelayanan informasi pada pesawat yang bertujuan untuk keselamatan dan kelancaran lalu lintas penerbangan, tapi juga pengelolaan flight plan dan ATS Message seperti yang disebut dalam PM 17 tahun 2016 pasal 4a. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Letter of Coordination Agreement airlines terhadap perubahan registrasi pada pesawat di Perum LPPNPI Cabang Banjarmasin. Tugas akhir ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik mengumpulkan data menggunakan observasi, kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang penulis lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa diperlukannya pembaharuan dari LOCA airlines guna mempermudah setiap koordinasi antara airlines dengan unit ATS RO agar tercipta suatu pelayanan lalu lintas penerbangan di Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin yang optimal.
PENGEMBANGAN EVALUATION SHEET ON THE JOB TRAINING BERBASIS WEB DI PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 KOMUNIKASI PENERBANGAN POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi Diploma 3 Komunikasi Penerbangan (KP) merupakan salah satu program studi yang diselenggarakan oleh Politeknik Penerbangan Surabaya untuk membentuk lulusan yang kompeten dan profesional atau lebih dikenal dengan Aeronautical Communication Officer (ACO). Aeronautical Communication Officer (ACO) yang berkompenten dan berprofesional memerlukan pelatihan atau disebut On the Job Training (OJT). Kegiatan On the Job Training dinilai oleh On the Job Training Instructor (OJTI) melalui buku Evaluation Sheet. Tetapi penilaian secara manual masih memiliki banyak kekurangan seperti penghitungan nilai akhir secara manual, boros dalam penggunaan kertas, dan tidak adanya akses program studi dalam pemantauan nilai taruna sehingga diperlukan aplikasi rapor yang dapat memudahkan dalam pemberian nilai oleh OJTI dan pemantauan nilai oleh Prodi yaitu Aplikasi Evaluation Sheet On the Job Training berbasis Web. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D), dengan prosedur pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Sedangkan bahasa pemrograman yang penulis gunakan adalah PHP dan menggunakan database MySQL. Penggunaan Evaluation Sheet On the Job Training berbasis web yang sudah terintegrasi dengan database prodi Komunikasi Penerbangan diharapkan mampu meningkatkan keefektifan serta mengoptimalkan penilaian pada saat pelaksanaan On the Job Training taruna Komunikasi Penerbangan di Politeknik Penerbangan Surabaya.
OPTIMALISASI AWOS (AUTOMATED WEATHER OBSERVING SYSTEM) DALAM PEMBERIAN INFORMASI PENERBANGAN DI BANDAR UDARA GT. SJAMSIR ALAM KOTABARU AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah pengaruh AWOS (Automated Weather Observing System) terhadap pemberian informasi penerbangan khususnya pemberian informasi cuaca di Bandar Udara Gt. Sjamsir Alam Kotabaru. AWOS yang tersedia pada ruang tower dalam keadaan unserviceable atau tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, serta menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara, serta studi pustaka.
OPTIMALISASI LETTER OF OPERATIONAL COORDINATION AGREEMENT ANTARA AMBON FSS DAN BIAK FSS TERHADAP EFEKTIFITAS PELAYANAN NAVIGASI PENERBANGAN DI PERUM LPPNPI AIRNAV INDONESIA CABANG AMBON AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian pemberian Flight Information Service dan Alerting Service di Unit Flight Service Sector (FSS) Ambon. Traffic wilayah UNCONTROLLED AIRSPACE Biak beberapa kali melakukan first contact kepada Ambon FSS tanpa adanya transfer estimate dari Biak FSS. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya breakdown of coordination Penulis menyusun Tugas Akhir ini bertujuan agar dapat mengkaji LOCA antara Ambon FSS dengan Biak FSS sehingga pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan dapat berjalan secara efektif dan efisien tanpa melupakan aspek safety. Perubahan LOCA pada bagian koordinasi antar unit dengan tidak merubah atau melanggar aturan yang tertinggi (ICAO Annex).
ANALISA BEBAN KERJA UNIT AIR TRAFFIC SERVICE REPORTING OFFICE (ATS RO) DI PERUM LPPNPI CABANG MANADO AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjalinnya pelayanan antara Aetonautical Communication Officer (ACO) dengan unit- unit bersangkutan yang efektif dan efisien merupakan sesuatu yang wajib dan sangat diperlukan dalam upaya memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan yang aman, cepat dan teratur bertujuan untuk menunjang keselamatan penerbangan. Banyak faktor pelayanan lalu lintas penerbangan yang dapat mempengaruhi keselamatan penerbangan, faktor-faktor tersebut berasal dari sumber daya manusia dan beban kerja yang diatur sedemikian mungkin dengan standar yang ditetapkan demi menciptakan pelayanan lalu lintas yang aman, cepat, dan teratur. Hasil penelitian yang telah penulis lakukan, terdapat kurang seimbang nya antara beban kerja dengan jumlah personel yang dapat menyebabkan personel mengalami stres maupun kelelahan, maka penulis merasa perlu untuk memberikan saran dan pemecahan masalah yang setidaknya bisa menjadi solusi yang dapat diterapkan sehingga bisa menjadikan Bandar Sam Ratulangi Manado menjadi lebih baik untuk kedepannya.
KAJIAN DAMPAK TROUGH FLIGHT PLAN TERHADAP PEMBERIAN PELAYANAN AIR TRAFFIC SERVICE DI AIR TRAFFIC SERVICE REPORTING OFFICE PERUM LPPNPI CABANG DENPASAR AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flight Plan penerbangan internasional di AirNav Indonesia cabang Denpasar. Seringkali Trough Flight Plan masuk kedalam sistem dan dikirimkan berdekatan dengan Estimate Of Block Time (EOBT), Munculnya kendala tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petugas maskapai asing yang berada di luar negeri dengan mengirimkan Flight Plan dari bandara kedatangan atau dari base dari maskapai itu sendiri yang menyebabkan bertambahnya beban kerja petugas Aeronautical Communication Officer (ACO) Berdasarkan AIP Indonesia (Vol I) chapter 1.7 menyatakan FPL harus dikirimkan oleh ATS Unit bandar udara keberangkatan terkait tanggung jawab pengisian FPL oleh Pilot atau operator pesawat dan pengecekan yang dilakukan oleh ATSRO. Apabila bandar udara kedatangan tidak mempunyai ATS Unit, maka Pilot dapat mengisi FPL vice versa dari ATSRO bandar udara keberangkatan. Sedangkan yang terajadi di unit Air Traffic Service Reporting Office Perum LPPNPI Cabang Denpasar masih banyak ditemukan Flight Plan yang dikirim dari kantor yang berada di luar negeri. Hal tersebut tidak sesuai karena Flight Plan harus dikirimkan dari bandar udara keberangkatan. Oleh karena itu, penulis menyusun Karya Ilmiah ini agar dapat memberi masukan dan saran agar kendala yang ada dapat diselesaikan dan pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan dapat berjalan secara efektif dan efisien tanpa melupakan aspek safety. Kendala tersebut dapat diselesaikan dengan melakukan sosialisasi dengan ground handling maskapai tersebut.
KAJIAN PERBEDAAN PENGGUNAAN SEMI CIRCULAR DAN QUADRANTAL RULES DALAM PEMBERIAN FLIGHT LEVEL ANTARA KUPANG SECTOR DAN BALI SECTOR PERUM LPPNPI CABANG KUPANG AIDA FITRI NURJANAH
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pelayanan navigasi penerbangan membutuhkan penanganan yang serius terlebih lagi pelayanan penerbangan antara 2 (dua) wilayah demi menciptakan pelayanan navigasi penerbangan yang aman, efisien, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terdapat beberapa unit dalam pemberian pelayanan penerbangan di wilayah Kupang dan Denpasa, unit ini saling berkaitan dalam tugasnya dalam berkoordinasi terkait kelancaran dan keamanan penerbangan. Koordinasi tersebut diatur dalam Letter of Operational Coordination Agreement (LOCA) yang harus dipatuhi antarunit. Namun LOCA yang ada masih belum optimal sehingga berdampak pada kelancaran pelayanan lalu lintas udara. LOCA yang belum optimal tersebut mempengaruhi kinerja ACO di Perum LPPNPI Cabang Kupang dengan ACO di Perum LPPNPI Cabang Denpasar dalam memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan tentang pemberian flight level. Dengan demikian, hal tersebut akan menjadi risiko untuk terjadinya insiden yang melibatkan pesawat dari arah Kupang ke arah Bali maupun sebaliknya. Pengoptimalan LOCA koordinasi diharapkan dapat membantu meningkatkan kelancaran pelayanan lalu lintas udara. Penelitian ini menggunakan pengolahan data berupa Skala Rating yang mengacu dari beberapa sumber yang relevan dan memiliki kredibilitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif pemecahan masalah pemberian atau penggunaan flight level antara Kupang Sector dan Bali Sector.