Acep Kusdiwelirawan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SURVEY STUDI PENDAHULUAN PENERAPAN PEMBELAJARAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SMA Jaka Nur Isnanto; Acep Kusdiwelirawan
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui SMA mana saja yang telah menerapkan pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS)dan bagaimana penerapannya pada pembelajaran fisikasebagai penelitian awal. Penelitian ini merupakan langkah awal dari penelitian selanjutnya yaitu analisis penerapan pembelajaran HOTS fisika SMA kelas XI. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru fisika di beberapa SMA, dalam penelitian ini saya mangambil sampel 4 sekolah yang ada di Jakarta timur. Data yang dikumpulkan menggunakan kuisoner berupa angket.Data yang di dapat berdasarkan angket yang diberikan kepada guru di SMA baik swasta maupun negeri. Tahapan penelitian ini dimulai dari studi pendahuluan. Dalam jurnal ini membahas hasil studi pendahuluan berupa analisis survey terhadap pembelajaran HOTS. Secara keseluruhan dari 4 sekolah yang telah disurvey atau sebesar 100% responden sudah menggunakan kurikulum 2013 revisi, mengetahui pembelajaran HOTS. Namun, ada 2 sekolah atau sebesar 50% responden sudah menerapkan pembelajaran HOTS dan pelatihan HOTS, dan 3 sekolah atau sebesar 75% responden memahami pembelajaran HOTS. Berdasarkan hasil tersebut saya ingin melakukan penelitian lanjutan penerapan pembelajaran HOTS fisika SMA khususnya kelas XI.
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA TOPIK USAHA DAN ENERGI Tanti Yustia Rahma; Acep Kusdiwelirawan
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran fisika pada saat ini masih terdapat kegiatan pembelajaran yang belum mengukur keterampilan proses sains siswa. Sehingga siswa belum dapat menemukan dan menyelesaikan masalah. Siswa juga masih jarang melakukan suatu pengamatan. Dimana keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang harus dilatih pada siswa agar siswa dapat menerapkan metode ilmiah untuk menemukan suatu ilmu pengetahuan. Maka dari itu tujuan penelitian ini untuk menganalisis keterampilan proses sains siswa pada materi usaha dan energi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X IPA di salah satu SMA swasta di Jakarta dengan sampel 20 siswa. Instrument yang digunakan berupa 4 soal uraian keterampilan proses sains, yang meliputi aspek memprediksi, mengamati, mengelompokkan, dan mengkomunikasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan proses sains pada aspek memprediksi memiliki persentase 49,5%, aspek mengamati memiliki persentase 63,5%, aspek mengelompokkan memiliki persentase 45%, dan pada aspek mengkomunikasikan memiliki persentase 36,5%. Sehingga pada aspek memprediksi, mengelompokkan, dan mengkomunikasikan tergolong kedalam kriteria rendah, sedangkan aspek mengamati tergolong kedalam kriteria sedang. Sedangkan hasil analisis dari keseluruhan memiliki persentase sebesar 49,14%. Sehingga disimpulkan bahwa keseluruhan aspek keterampilan proses sains siswa di kelas X IPA masih tergolong rendah.
Studi Pendahuluan Evaluasi CIPP Pembelajaran Fisika Pada Kurikulum 2013 Martina Eryyani; Acep Kusdiwelirawan
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum di sekolah dengan adanya kegiatan evaluasi kurikulum untuk mengetahui hambatan dan kendala yang dihadapi oleh sekolah agar dapat diperbaiki dan memperlancar pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi. Tahapan penelitian dimulai dari studi pendahuluan, kemudian membuat instrumen untuk angket. Selanjutnya, pengisian wawancara dengan kepala sekolah dan guru fisika dan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Hasil studi pendahuluan dapat dilihat bahwa dari enam Sekolah Menengah Atas atau SMA di Bekasi belum sepenuhnya menerapkan kurikulum 2013. Tetapi di dalam jurnal ini membahas studi pendahuluan berupa hasil survey pembelajaran fisika pada kurikulum 2013.