Risnawati Risnawati
Akademi Keperawatan PPNI KendarI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Risiko Penyakit Stroke Di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2009 Risnawati Risnawati
TERAPEUTIK JURNAL : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran Komunitas Vol 2 No 01 (2016): Terapeutik Jurnal : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran Komunitas
Publisher : LPPM STIKes Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor risiko kejadian stroke di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2009. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 12 - 30 Januari 2010. Variabel dependent dalam penelitian ini meliputi keturunan, hipertensi, Diabetes Melitus (DM), Kolesterol, merokok dan alkohol. Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan rancangan Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke yang tercatat di Medical Record Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu sebanyak 198 pasien stroke. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner, data diolah dengan menggunakan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi, analisis bivariat untuk melihat hubungan antara variabel dependent dan inpendendent serta besarnya faktor risiko sedangkan analisis multivariat untuk melihat variabel dependent yang paling bermakna terhadap variabel independent. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 16,0 for Windows, kemudian disajikan dalam tabel distribusi dan gambar dan selanjutnya dijelaskan secara narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keturunan memiliki risiko sebesar 2,875 kali terhadap kejadian stroke, hipertensi memiliki risiko sebesar 6,348 kali terhadap kejadian stroke, DM memiliki risiko sebesar 4,133 kali terhadap kejadian stroke, kolesterol memiliki risiko sebesar 3,608 kali terhadap kejadian stroke, merokok memiliki risiko sebesar 4,320 kali terhadap kejadian stroke. Sedangkan faktor risiko yang paling dominan/utama terhadap kejadian stroke di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2009 adalah penyakit hipertensi. Kata Kunci : , , ,, ,, Abstract This study consern to find out the risk factors for stroke incident in General Hospital of Sulawesi Tenggara Province of 2009, this study held 12 to 30 January of 2010. Dependent variable of this study included heredity, hypertension, diabetes mellitus (DM), Cholesterol, smoking and alcohol. This research used observational analytical case control study design. The population of the study was all the stroke patients listed in Medical Record of General Hospital of Sulawesi Tenggara Province amounts 198 stroke patients. The number of samples was about 66 respondents. The data was collecting is used questionnaires, the data was processed used univariate analysis to saw the frequency distribution, bivariate analysis to knew whether there is any correlation among dependent variables and inpendendent and magnitude of risk factors on dependent variables against independent variables while the multivariate dependent variables to saw the most significant independent variables. The data processing performed used SPSS version 16.0 for Windows, and presented in tables of distribution by narrative. The results shown that the descendants of the stroke risk is 3.250 times the incident of stroke, hypertension has a risk 3.677 times, diabetes mellitus have a risk 3.250 times, cholesterol has a risk 3.650 times the incident of stroke.While the most dominant risk factor / principal on the incident of stroke in General Hospital of Sulawesi Tenggara Province of 2009 was hypertension. Keywords : Stroke, Descent, Hypertension, DM, Cholesterol, Smoking, Alcohol
Hubungan Perilaku Kesehatan Keluarga Dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga di Wilayah Kerja Puskesmas Lepo-Lepo Risnawati Risnawati
TERAPEUTIK JURNAL : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran Komunitas Vol 2 No 02 (2016): Terapeutik Jurnal : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran Komunitas
Publisher : LPPM STIKes Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit yang terus menerus mendapat perhatian serius dari Pemerintah dan Dinas Kesehatan pada seluruh Wilayah di Indonesia yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku kesehatan keluarga dengan kejadian penyakit demam berdarah dengue di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga Wilayah Kerja Puskesmas Lepo- Lepo. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April - Mei 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang berada di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga di Wilayah Kerja Puskesmas Lepo-Lepo yang berjumlah sebanyak 2.018 KK. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 KK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner, data diolah dengan menggunakan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi, analisis bivariat untuk melihat hubungan antara variabel dependent dan inpendendent. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS kemudian disajikan dalam tabel distribusi dan gambar dan selanjutnya dijelaskan secara narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Baruga Wilayah Kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Abstract One of the diseases that constantly get serious attention from the Government and the Department of Health in all areas in Indonesia, namely Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). This study aims to determine the relationship between health behaviors of families with incidence of dengue fever in the Village Baruga Baruga sub-district Puskesmas Lepo- Lepo. This study was conducted in April-May 2016. The research is a survey research with cross sectional analytic. The population in this study were all heads of families residing in the village Baruga Baruga Subdistrict in Puskesmas-Lepo Lepo numbering as many as 2,018 households. The number of samples in this study as many as 64 families. The data collection is done by using a questionnaire, data is processed using univariate analysis to look at the frequency distribution, bivariate analysis to look at the relationship between a dependent variable and inpendendent. Data processing was performed using SPSS are presented in tables and image distribution and further described in the narrative. The results showed that there is a relationship between knowledge, attitudes, and actions with the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Puskesmas Baruga-Lepo Lepo.