Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TARBIYATUNA

Strategi Image Branding Universitas Nurul Jadid di Era Revolusi Industri 4.0 Abu Hasan Agus R; Barirotul Ummah
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/tarbiyatuna.v12i1.352

Abstract

Tulisan ini ingin melihat sejauh mana respon lembaga pendidikan terhadap perubahan zaman dengan revolusi industri 4.0 sebagai penandanya. Sebagaimana diketahui, revolusi industri menuntut perubahan dalam aspek kehidupan manusia dari manual menjadi basis teknologi.Semua kegiatan manusia akan menjadi lebih mudah untuk dijangkau. Era industri 4.0 membawa perubahan dalam segala hal tak terkecualidalam dunia pendidikan, dengan demikian pengelola lembaga pendidikan dituntut untuk selalu berinovasi dalam mengembangkan lembaga pendidikan, tidak hanya cukup menghasilkan output yang dibekali dengan pengetahuan ilmiah tapi juga mampu mencetak lulusan yang kreatif, terampil, dan mampu bersaing serta dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini. Lembaga pendidikan yang sudah tidak terhitung jumlahnya menjadikan persaingan sangat ketat.Untuk menyikapi hal itu lembaga pendidikan perlu memiliki image branding yang mapan karena mayoritas masyarakat mengambil keputusan dalam memilih lembaga pendidikan dengan memandang branding yang di miliki lembaga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik branding yang dimiliki lembaga maka semakin baik pula minat dan perhatian masyarakat untuk memilih lembaga tersebut.
Dimensi Spiritual Kepemimpinan KH. Abd. Wahid Zaini dalam Pengembangan Profesionalitas dan Keunggulan Kelembagaan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo Abu Hasan Agus R
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/tarbiyatuna.v11i1.264

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang dimensi spiritual yang dipegang oleh KH. Abdul Wahid Zaini Mun’im dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton. Kyai Wahid, begitu dia dipanggil akrab oleh para santrinya, adalah pengasuh ketiga dan perintis banyak lembaga pendidikan formal, lembaga swadaya dan pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren, serta lembaga pendidikan tinggi–bersama dengan kakaknya KH. Hasyim Zaini. Secara kepemimpinan, Kyai Wahid adalah sosok paling lengkap secara pengalaman individu; sempat berproses di Nahdlatul Ulama’, Partai Politik, dan juga di bidang pendidikan, dia sempat menempuh pendidikan doctoral, meski belum terselesaikan karena ‘kepundut’ lebih dulu. Apapun itu, Kyai Wahid adalah sosok yang lengkap untuk pengalaman individunya. Maka dari itu, ketika memimpin Pondok Pesantren Nurul Jadid, corak kepemimpinannya seperti within the flow of empowerment process. Kendati, ada pula yang menyebutkan bahwa kepemimpinan Kyai Wahid memiliki dimensi spiritual (dalam makna kegigihan secara religiusitas). Pada bagian inilah, penulis ingin mencoba untuk menghadirkan apa saja keyakinan-keyakinan spiritual dari Kyai Wahid dalam melakukan pengembangan profesionalitas civitas akademik dan membangun nilai keunggulan lembaga formal yang dipimpin dibawah naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid.