Titin Sutriyani
Diploma 4 Kebidanan Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POSISI SETENGAH DUDUK DAN CARA MENUNJANG KERAMPANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM DERAJAT I DAN II DI BPS BIDAN MARIA KELURAHAN MADYOPURO KECAMATAN KEDUNG KANDANG MALANG Titin Sutriyani; Vivin Yuni Astutik
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.013 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i1.398

Abstract

Ruptur perineum dapat terjadi hampir pada semua persalinan pertama, dan tidak jarang pada persalinan berikutnya. Ruptur perineum pada dasarnya tidak membahayakan namun jika tidak mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat dan baik akan menyebabkan perdarahan yang hebat, infeksi, sehingga dapat menyebabkan kematian ibu post partum.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan posisi setengah duduk dan cara menunjang kerampang dengan kejadian ruptur perineum derajat I dan II di BPS Bidan Maria.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin pada bulan April-Mei di BPS Bidan Maria Kelurahan Madyopuro Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang sebanyak 20 orang. Sampel sejumlah 20 orang diambil dengan sampel jenuh yakni 10 ibu bersalin dengan posisisi setengah duduk dan 10 ibu bersalin yang dilakukan menunjang kerampang dan mengalami rupture perineum derajat I dan II pada bulan April-Mei tahun 2016. Variabel independent dalam penelitian ini adalah posisi setengah duduk (X1) dan cara menunjang kerampang (X2), sedangkan variabel dependent adalah kejadian ruptur perineum derajan I dan II (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner,wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisa data dengan regresi linier. Hasil penelitian diketahui ada hubungan signifikan posisi setengah duduk (X1) dan cara menunjang kerampang (X2), terhadap ruptur perineum derajat I dan II (Y) serta penatalaksanaan menunjang kerampang yang benar dapat mengurangi robekan perineum derajat I dan II
HUBUNGAN SENAM HAMIL, DUKUNGAN SUAMI DAN DUKUNGAN BIDAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENJELANG PERSALINAN DI BPS NY. HJ. M. INDRIYATI Vivin Yuni Astutik; Titin Sutriyani
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.096 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i1.399

Abstract

Persalinan merupakan kejadian fisiologi yang normal. Perasaan positif dan partisipasi aktif ibu bersalin membuat kondisi kejiwaan ibu lebih tenang yang sangat mendukung kelancaran persalinan dan tidak menyebabkan stres pada bayi. Hal ini dapat difasilitasi melalui dukungan dari suami dan bidan yang membantu saat proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan senam hamil, dukungan suami dan dukungan bidan dengan tingkat kecemasan ibu menjelang persalinan di BPS Ny. Hj. M. Indriyati Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel dependent dengan variabel independent (Notoatmojo, 2012). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang berada di BPS Ny. Hj. M. Indriyati Malang dengan sampel sejumlah 36 orang diambil dengan teknik sampel purposive sampling.Instrumen dengan menggunakan kuesioner,lembar observasi, dan lembar wawancara.Analisa data menggunakan persamaan regresi linier berganda.Untuk menguji pengaruh variabel bebas dan terikat secara bersama-sama digunakan pendekatan analisis ragam regresi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara senam hamil dengan tingkat kecemasan ; ada hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan, ada hubungan dukungan bidan dengan tingkat kecemasan; variabel dukungan suami mempunyai hubungan yang lebih dominan terhadap tingkat kecemasan Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya melakukan penelitian tentang cara mengatasi tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil, dengan tehnik relaksasi.