This Author published in this journals
All Journal Biomed Science
Retno Rahayu
Program Studi Diploma 3 Akademi Kebidanan Wira Husada Nusantara Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN STRATEGI BELAJAR EFEKTIF MENGGUNAKAN METODE SQR4 DAN TINGKAT KESIAPAN DI KELAS DENGAN NILAI MATA KULIAH OBGYN MAHASISWA SEMESTER IV AKBID WIRA HUSADA NUSANTARA Retno Rahayu; Roni Subrata
Biomed Science Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam menempuh pendidikannya. Dengan belajar secara efektif dan teratur maka seseorang dapat memperoleh hasil yang maksimal sesuai yang diharapkannya. Begitu pula dengan kesiapan, seseorang yang siap dalam belajar tentunya akan mempunyai perhatian dalam belajar, motivasi dan perkembangan sehingga dalam setiap proses belajar seorang mahasiswa dituntut untuk selalu belajar dan siap untuk memperoleh hasil (nilai) yang baik sesuai harapan. Metode pengambilan sampel ialah random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak sampai jumlah sampel terpenuhi. Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitin ini adalah 41 orang. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan analisis regresi linear berganda yaitu dengan melakukan uji T, uji F dan menghitung besarnya koefisien regresi masing-masing variabel yang diteliti. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai thitung masing-masing variabel. Variabel Strategi belajar efektif menggunakan metode SQR4 nilai thitung=2,218 > t0,05=2,021. Dan variabel tingkat kesiapan di kelas nilai thitung=3,684 > t0,05=2,021. Selain itu dapat dilihat juga dari nilai Fhitung = 20,758 > F0,05 = 3,23. Besar pengaruh strategi belajar efektif menggunakan metode SQR4 dilihat dari koefisien regresinya sebesar 21,8% dan tingkat kesiapan di kelas dilihat dari koefisien regresinya adalah 30,4% sehingga total pengaruh kedua variabel tersebut terhadap nilai Obgyn adalah 52,2%. Dari hasil analisis tersebut didapatkan bahwa kedua variabel yang diteliti yaitu strategi belajar efektif menggunakan metode SQR4 dan tingkat kesiapan di kelas, diidentifikasi berpengaruh signifikan terhadap nilai mata kuliah Obgyn
STUDI TENTANG PERILAKU SUAMI DAN KELUARGA DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI WILAYAH MALANG Retno Rahayu; Fina Purwaningtyas
Biomed Science Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan Angka Kematian Ibu (AKI) sebagai indikator kesehatan ibu, dewasa ini masih tinggi di Indonesia dan jauh berada di atas AKI negara ASEAN lainnya. Menurut demografi dan kesehatan Indonesia nampak AKI yang paling tinggi jumlah 307 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI, 2003). Tingginya AKI tersebut, maka Departemen Kesehatan Indonesia menempatkan upaya penurunan AKI sebagai program prioritas. Salah satu terobosan yang cukup mencolok untuk penurunan AKI adalah mengacu kepada intervensi strategis “Empat Pilar Safe Motherhood”, antara lain Program KB, asuhan Antenatal Care, persalinan bersih dan aman serta pelayanan obstetri esensial (Abdul Bari, 2001). Antenatal care (ANC) merupakan pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalisasi kesehatan mental dan fisik ibu hamil, sehingga mampu menghadapi persalinan kala nifas, persiapan memberikan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 2008). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran suami dengan keteraturan antenatal care di Bidan Praktek Swasta Sri Sutiasih wilayah Malang. Pada penelitian ini populasi ini adalah seluruh klien antenatal care di BPS Sri Sutiasih Malang, sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa Fhitung> Ftabel yaitu 8,829 > 2,29 hal ini menyatakan bahwa variabel dukungan fisik, dukungan moral, dukungan materi mempunyai hubungan yang signifikan dengan keteraturan ANC