Yusnita Julyarni Akri
D4 Kebidanan Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONDISI MENCUCI TANGAN DAN PERSIAPAN SEBELUM MENYUSUI DENGAN KEJADIAN ORAL TRUSH PADA BAYI USIA 1- 6 BULAN DI BPS. SETIJOATI SENGKALING INDAH I KAV 33 DAU MALANG Yusnita Julyarni Akri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.907 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i2.536

Abstract

Oral Trush adalah kandidiasis membrane mukosa mulut bayi yang ditandai dengan munculnya bercak- bercak keputihan yang membentuk plak- plak berkeping dimulut, ulkus dangkal, demam dan adanya iritasi gastro interstinal. Dijumpai pada bayi dan anak kecil yang minum susu dengan botol susu (dot) atau anak yang mengisap putting susu (fopspeen) yang tidak diperhatikan kebersihannya. Ibu harus selalu menjaga kebersihan tangan dan puting sebelum menyusui. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kondisi mencuci tangan, persiapan sebelum menyusui dengan kejadian oral trush pada bayi usia 1- 6 bulan. Desain penelitian adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi usia 0- 6 bulan di BPS Setijoati Sengkaling Indah I Malang sebanyak 33 bayi, dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan teknik wawancara , serta penyebaran questioner. Analisa data menggunakan teknik regresi linier berganda, dengan menggunakan SPSS (Statistic Program For Social Sience) for windows.Hasil menunjukkan rata- rata kondisi mencuci tangan sebesar 6,18 dengan standar deviasi sebesar 2,256 dan rata- rata pada persiapan sebelum menyusui sebesar 7,06 dan standar deviasi 1,853, dan rata- rata pada kejadian oral trush sebesar 1,45 dan standar deviasi 0,666.Analisa data menunjukkan ada hubungan kondisi mencuci tangan dengan kejadian oral trush dan ada hubungan persiapan sebelum menyusui dengan kejadian oral trush. Direkomendasikan agar ibu meningkatkan pengetahuan agar dapat memahami tentang penyebab dan penanganan oral trush.
PENGARUH KOMUNIKASI TERAPEUTIK DAN SENAM HAMIL TERHADAP PROSES PERSALINAN KALA I,II,III,IV Titin Sutriyani; Yusnita Julyarni Akri
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.699 KB) | DOI: 10.33366/cr.v5i3.734

Abstract

Persalinan merupakan proses fisiologis, bila proses persalinan tidak mendapatkan informasi dengan jelas, maka proeses fisiologis dapat menjadi patologis. Diperlukan adanya komunikasi terapeutik guna membantu pasien dalam memperjelas dan mengurangi beban perasaan dan pikiran. Senam hamil membantu pemperlancar persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik dan senam hamil terhadap proses persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiment, yang dilaksanakan di BPM Ny. Maria, Amd.Keb,S.ST. Populasi adalah ibu hamil yang mengikuti senam hamil dan melahirkan di BPM Bidan Maria, dengan jumlah sampel 50 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok perlakuan.Kelompok 1 diberi perlakuan senam hamil dan kelompok 2 diberi komunikasi terapeutik. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah pendekatan Uji T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi teraupeutik dan senam hamil sangat berpengaruh terhadap tekanan darah systole, diastole, nadi, suhu, pernafasan dan perdarahan pada kala I,II,III, dan IV.Analisa statistic menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik lebih dominan terhadap proses persalinan kala I,II,III, dan IV dibandingkan dengan senam hamil.