Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INCREASING SOCIETY AWARENESS REGARDING EARLY DETECTION OF HEARING DISTURBANCE IN TUBAN REGENCY, EAST JAVA Nyilo Purnami; Artono; Puguh Setyo Nugroho
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i2.2023.236-244

Abstract

Hearing loss can interfere with communication, affecting social, school, and work environments. Hearing loss can be prevented by early detection and management of hearing loss. Tuban is one of the districts in East Java; the case data was obtained on the ear as a hearing organ, namely otitis externa (25.56%). acute otitis media (22.46%), cerumen obturation (16.15%), chronic suppurative otitis media (7.56%), and sensorineural deafness (5.72%). The early detection and management skills of hearing loss are mandatory for doctors working in primary health care, so a series of activities are needed to improve this knowledge and skills. Activities outside the network include lecture methods, question-and-answer discussions and training. The activity was attended by 52 participants with details of 48 doctors and four health workers. Most recent education is S1 or equivalent (96.1 most occupations are general practitioners (92.30%), and most workplace public health centers (69.23%). The pre-test score was 47, and the post-test value was 57.
Workshop Deteksi Dini Karsinoma Nasofaring: Peningkatan Kompetensi Dokter di Kota Surabaya, Jawa Timur Achmad Chusnu Romdhoni; Artono Artono; Muhtarum Yusuf; Puguh Setyo Nugroho; Hayyu Fath Ramadhan; Ristra Ramadhani; Audi Wahyu Utomo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3346

Abstract

Latar belakang: Deteksi dini karsinoma nasofaring (KNF) merupakan langkah penting untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit ini. Tujuan: Dengan diadakannya program pengabdian masyarakat diharapkan dokter umum di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mampu meningkatkan pengetahuan dalam deteksi dini KNF agar pasien dengan gejala awal sedini mungkin memiliki harapan hidup yang lebih tinggi. Metode: Metode kegiatan meliputi seminar interaktif yang disertai pre-test dan post-test, serta pelatihan pemeriksaan fisik THT-KL yang dipandu oleh 10 instruktur ahli. Hasil: Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap deteksi dini KNF melalui hasil pre-test dan post-test. Seminar ini melibatkan metode ceramah, diskusi, dan kehadiran langsung pasien KNF untuk memperkaya pengalaman peserta. Dampak: Melalui workshop ini diharapkan memberi dampak bagi peserta untuk mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam praktik sehari-hari di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), sehingga dapat memberikan kontribusi langsung terhadap deteksi dini KNF.