Ida Nuryana
Universitas Kanjuruhan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PENGANGKATAN JOKO WIDODO SEBAGAI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Ida Nuryana
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.847 KB) | DOI: 10.33366/ref.v4i2.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ada tidaknya kandungan informasi dari peristiwa pengangkatan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia dilihat dari signifikansi abnormal return dan trading volume activity, serta mengetahui perbedaan rata-rata abnormal return dan trading volume activity sebelum dan sesudah peristiwa pelantikan. Periode pengamatan yang digunakan adalah 11 hari, dengan rincian 5 hari sebelum, 5 hari sesudah dan 1 hari saat pelantikan terjadi, yaitu tanggal 20 Oktober 2014. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga penutupan (close price) saham yang dijadikan sampel, indeks saham Kompas100, volume perdagangan harian (tradeable share), dan jumlah saham beredar dari emiten yang dijadikan sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah saham-saham manufaktur yang ter-list dalam indeks Kompas100. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Untuk mengetahui ada tidaknya signifikansi dari kedua variabel dilakukan dengan metode analisis event study, sedangkan untuk mengetahui perbedaan rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity menggunakan uji non-parametrik yaitu wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa pengangkatan Joko Widodo sebagai Presiden tidak memilik kandungan informasi. Hal ini dibuktikan dengan tidak signifikannya nilai abnormal return dan trading volume activity selama periode pengamatan. Pasar juga tidak bereaksi atas informasi tersebut dibuktikan dari hasil uji beda rata-rata kedua variabel sebelum dan sesudah peristiwa yang mempunyai nilai probabilitas (p-value) diatas taraf kesalahan 5%.