Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGEFEKTIFKAN SUPERVISI AKADEMIK UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU KELAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN BERDASARKAN PERMENDIKBUD NO. 22 TAHUN 2016 SEMESTER DUA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DI SD NEGERI 17 MATARAM Farida Nuryatni
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.741 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i2.581

Abstract

yang melatar belakangi diadakannya Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini yaitu rendahnya kompetensi Guru Kelas dalam proses pembelajaran di kelas. Solusinya yaitu dengan mengefektifkan pelaksanaan supervisi akademik. Permasalahannya apakah pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di kelas semester dua tahun pelajaran 2017/2018 di SD Negeri 17 Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan supervisi akademik dalam upaya meningkatkan kompetensi Guru Kelas dalam pembelajaran di kelas, yang manfaatnya bagi kepala sekolah adalah untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus, masing-masing siklus kegiatannya ada empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil akhir > 85% dari jumlah peserta pendampingan memperoleh nilai rata-rata > 80,00 (kategori baik). Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (2,70), observasi guru rata-rata (2,50) dan hasil supervisi akademik guru kelas rata-rata nilai (61,35). Pada siklus II observasi kepala Sekolah rata-rata (3,40), observasi guru rata-rata (3,67) dan hasil supervisi akademik di sasaran rata-rata nilai (78,73). Siklus III observasi kepala Sekolah rata-rata (4,60), observasi guru rata-rata (4,67) dan hasil supervisi akademik di sasaran rata-rata nilai (88,38). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus III. Kesimpulan; Hasil penelitian pada siklus ke 3 menunjukkan peningkatan kompetensi Guru dalam proses pembelajaran di kelas senyatanya. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru kelas sejenis agar melakukan proses pembelajaran sesuai dengan skenario yang telah direncanakan dengan baik, tanggung jawab, bersunggung-sungguh demi peningkatan prestasi belajar peserta didik sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya
Meningkatkan Kompetensi guru dalam penyusunan RPP Yang Baik Dan Benar Melalui Pendampingan Berbasis KKG Semester Satu Tahun Pelajaran 2017/2018 SD Negeri 17 Mataram Farida Nuryatni
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.689 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i2.367

Abstract

rendahnya kompetensi guru kelas Di SD Negeri 17 Mataram dalam penyusunan Rencana Pelakssanaan Pembelajaran (RPP) yang baik dan benar yang berdampak kurang percaya diri dalam proses pembelajaran. Solusinya diadakan pendampingan baik secara kelompok maupun individu dalam penyusunan RPP yang baik dan benar. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan pendampingan berbasis KKG dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP yang baik dan benar, yang bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme sebagai kepala sekolah dan bagi guru untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas. Hipotesis tindakan: meningkatkan kompetensi guru kelas SD Negeri 17 Mataram semester satu tahun pelajaran 2017/2018 dalam menyusun RPP yang baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dua kali pertemuan. Tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi Kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil kerja guru dalam penyusunan RPP mencapai > 100% dengan nilai rata-rata > 70,00. Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,40), observasi guru rata-rata (3,33) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (66,22) dengan prosentase ketercapaian (10%). Pada siklus II observasi Kepala Sekolah rata-rata (4,50), observasi guru rata-rata (4,33) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (83,11) dengan prosentase ketercapaian (100%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II. Kesimpulan; pelaksanaan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru sasaran SD Negeri 17 Mataram dalam penyusunan RPP yang baik dan benar. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru mata pelajaran agar mampu menyusun RPP dengan baik dan benar