Novi Maria Ulfah
uin walisongo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI DAN MANAJEMEN DAKWAH LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) KECAMATAN TUGU KOTA SEMARANG Novi Maria Ulfah
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 35, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v35.2.1617

Abstract

The purpose of this study was to determine the strategy and the management of the Indonesia Institute of Islamic Dawah (LDII) in District Tugu Semarang. In this study, the writer used an interview method toward the LDII Chairman of the district. Indeed, she also used the literature method by using the books, the documents, the articles and the reports to complete this study. The findings showed that as an organization, LDII uses good strategy and management in conducting Islamic da’wah. The strategies include some aspects of religion, sport, and cadre to the LDII congregations. Its activities are usually conducted daily, weekly, and annually. This study, then, gives some recommendation to conduct a sustainable research on the strategy and management of LDII in District Tugu Semarang. In addition, it is proven that LDII can socialize with other Muslims in carrying out religious practices, so people do not need to consider this group as an Islamic Jamaah because in some cases, most people still think about it.***Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi serta manajemen yang digunakan Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Kecamatan Tugu Kota Semarang. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan Ketua LDII Kecamatan Tugu. Selain menggunakan metode wawancara, juga menggunakan metode kepustakaan. Penulis menggunakan buku, dokumen, artikel serta laporan untuk melengkapi penelitian ini. Temuan dari penelitian ini antara lain: 1) Sebagai sebuah organisasi, LDII menggunakan strategi dan manajemen yang baik dalam melakukan dakwah Islam. 2) Strategi dakwah yang digunakan oleh LDII mencakup strategi di bidang keagamaan, di bidang olahraga, serta pengkaderan bagi jamaahnya. Kegiatan di dalam LDII bersifat harian, mingguan sampai tahunan. Rekomendasi dalam penelitian ini antara lain:1) Adanya penelitian yang berkelanjutan terhadap strategi dan manajemen LDII di Kecamatan Tugu. 2) Dalam menjalankan ritual keagamaan, LDII bisa membaur dengan umat Islam lainnya, sehingga masyarakat tidak menganggap LDII sebagai Islam Jamaah. Sebagian masyarakat masih menganggap bahwa LDII adalah Islam Jamaah.
FRAMING MEDIA DAN PENISTAAN AGAMA : STUDI KASUS TAJUK RENCANA HARIAN REPUBLIKA DAN KOMPAS Media Framing And Religious Blasphemy: A Study On Editorial (Tajuk Rencana) In Republika And Kompas Daily Newspaper Novi Maria Ulfah
Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal SMaRT Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.718 KB) | DOI: 10.18784/smart.v3i2.525

Abstract

The case of alleged religious blasphemy committed by the Jakarta Governor, Basuki Cahaya Purnama alias Ahok attracted a great deal of public attention. Almost all mass media reported the progress of the case in different ways. This study is intended to know how the framing of Republika and Kompas newspapers towards religious blasphemy case in the first round on February 15, 2017. The method used in this study is library research. Data taken from media is editorial columns (Tajuk Rencana) during February or during campaigns from Republika and Kompas newspapers. Kompas wrote three editorials in its headline: Stop Politik Uang, KTP Palsu Jelang Pilkada and Tetap Menjaga Masa Tenang. While Republika wrote 5 editorials: Menjaga Pilkada Damai, Tetap Tenang Jangan Terprovokasi, Tanggung Jawab Bersama, Jaga Kedamaian Aksi 112, Mengawal Suara Bersama-Sama. The text data from that media is then analyzed by framing analysis. The findings show that Kompas tends to be more neutral in the title and diction preferences than Republika which tends to take on mainly Muslims side.