Iwan Doddy Dharmawibawa
Dosen Pendidikan Biologi, FPMIPA, IKIP Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMANFAATAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN MISELIUM JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DALAM UPAYA PEMBUATAN BROSUR PANGAN MASYARAKAT Iwan Doddy Dharmawibawa
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jisip.v3i3.934

Abstract

Jamur tiram adalah jenis jamur kayu yang memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur kayu lainnya, Permintaan pasar akan jamur tiram terus meningkat. Meningkatnya permintaan jamur ini menyebabkan dilakukannya pembudidayaan jamur tiram dengan menggunakan media serbuk gergaji. Timbul masalah apabila dimasa yang akan dating permintaan kayu semakin meningkat menyebabkan harga kayu meningkat, meningkat harga kayu menyebabkan meningkat pula harga limbah serbuk kayu maka penelitian guna mencari bahan substitusi dengan tongkol jagung. Penelitian ini bertujuan Apakah ada pengaruh penggunaan tongkol jagung terhadap pertumbuhan misellium jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Jenis penelitian adalah ekperimen murni. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dengan 4 kali ulangan yaitu PO serbuk kayu 80%, + tongkol jagung 0% + dedak 15%,+ kapur 5%, P1 serbuk kayu 0%, + Tongkol jagung 80% ,  P2 serbuk kayu 40% + tongkol jagung 40 %,  P3 serbuk kayu 20% + tongkol jagung 60 %, P4  serbuk kayu 60%+ tongkol jagung 20 %. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA (Analisis Of Varians). Hasil analisis menggunaan tongkol jagung tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan miselium yang dimana dapat dilihat rata rata panjang miselium paling tinggi terdapat pada P4 dengan rata- rata 6.69 dan perlakuan paling rendah pada perlakuan P1 dengan rata rata 5.34.. Berdasarkan hasil validasi dari ketiga validator terhadap brosur yang disusun dinyatakan layak untuk di sebarluaskan.
Efektivitas Urin Ternak Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Kacang Hijau (Vigna radiata) Iwan Doddy Dharmawibawa
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.689 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.683

Abstract

Urin ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Urin ternak merupakan hasil metabolisme dari dalam tubuh ternak yang memiliki kandungan unsur hara N, P, K sebagai penyubur tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas urin ternak (Kelinci, kambing dan sapi)dalam pembuatan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan vegetatif kacang hijau (Vigna radiata).Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode observasi dan dokumentasi menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Analisis data menggunakan uji Anova One Way. Sampel terdiri atas 4 perlakuan dengan pemberian dosis yang sama yaitu 40 ml/kg tanah dan di ulang sebanyak 6 kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah, dan berat kering tanaman.Hasil penelitian parameter tinggitanaman, jumlah daun, berat basah, dan berat kering tanaman menunjukkan nilai signifikan, sedangkan parameter diameter batang menunjukkan nilai tidak signifikan.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa P1 (perlakuan dengan menggunakan urin kelinci) memberikan hasil yang terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, P2 (perlakuan dengan menggunakan urin kambing) memberikan hasil yang terbaik pada parameter berat basah dan berat kering tanaman, P3 memberikan pengaruh negatif. Dari kelima parameter pengamatan ada 4 parameter pengamatan berpengaruh nyata yaitu pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan berat kering tanaman kacang hijau (signifikan) dan 1 parameter pengamatan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang tanaman.
Kearifan Lokal Masyarakat Desa Seloto dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam Di Danau Lebo Iwan Doddy Dharmawibawa
Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.56 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i1.941

Abstract

Kearifan lokal merupakan suatu bentuk kearifan lingkungan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat disuatu tempat dan merupakan warisan nenek moyang dalam tata nilai kehidupan yang menyatu dalam bentuk religi, budaya,dan adat-istiadat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis kearifan local masyarakat Desa Seloto dalam pengelolaan sumberdayaalam d iDanau Lebo.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, dokumentasi, dan Observasi. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan di Desa Seloto ditemukan kearifan local yaitu budaya mali atau pamali, budaya mali tersebut diantaranya larangan menangkap ikan malam juam’at (No Roa Tu Bau Empa Petang Jemat), larangan menangkap ikan kecil (Bau Anu Rango Lepas Anu Ode) dan di bulan purnama (Bulan Buntar). Sementara di desa Air Suning dan Meraran memiliki kearifan local berupa kepercayaan kepada mahluk gaib penguasan perairan (Dea Bide).