Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengenalan Metode Kaizen dalam Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas di PKBM/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kak Seto Fery Citra Febriyanto; Ani Kusumaningsih; Lia Ira sahara; Baharuddin Saga
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.717 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.19

Abstract

Key succes factor dalam program ini adalah bagaimana perubahan mindset yang berkesinambungan di PKBM Kak Seto tentang budaya kerja dan cara kerja yang lebih efektif dan efisien. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) memutuskan metode pengabdian dengan memberikan pelatihan selama 3 hari dan pendampingan dalam implementasi selama 1 bulan. Kesinambungan ini perlu dilakukan untuk memberikan efek yang lebih dalam bagi peserta sehingga peserta dapat memaksimalkan materi pelatihan dalam persiapan menghadapi tantangan program di sekolah, yaitu Homeschooling. Selain itu, materi akan diberikan oleh dosen Universitas Pamulang yang berpengalaman dalam mengajar process and development, seperti: continuous improvement, efisiensi, toyota way, kaizen, lean process dan proses bisnis lainnya. Selain itu, penentuan pelatih juga didasarkan pada latar belakang masing-masing pelatih sehingga pelatih dapat memberikan materi pelatihan dengan cara yang mudah dipahami oleh peserta pelatihan, sehingga peserta pelatihan dapat memahami konsep dengan mudah dan menerapkan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari sebagai kebiasaan. Pemberian materi/bahan ajar saja belum memberikan hasil maksimal seperti yang diharapkan tim PKM. Sehingga diputuskan bahwa di samping pelatihan itu sendiri, perlu diadakan implementasi agar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas dan budaya kerja bagi staf di PKBM Kak Seto.
SCAFFOLD OR CRUTCH? EFL LEARNERS' MULTIMODAL GEN AI EXPERIENCES IN INDONESIA Yuliana Friska; Angga Hidayat; Ani Kusumaningsih; Moh. Thoyib Syafi'i; Nurmalia
Indonesian EFL Journal Vol. 12 No. 3 (2026): In Progress
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v12i3.150

Abstract

Despite the rapid integration of generative AI (GenAI) into EFL learning, most existing research has relied on single-method survey designs that capture student attitudes without explaining how learners actually engage with these tools in practice. This study employed an explanatory sequential mixed-methods design to investigate EFL students’ perceptions of the pedagogical value of multimodal GenAI and to explain those perceptions through in-depth exploration of their learning experiences. Guided by Sociocultural Theory, Multimodal Learning Theory, and Self-Determination Theory, a five-point Likert-scale survey was administered to 183 undergraduate EFL students across five Indonesian higher education institutions, followed by semi-structured interviews with 13 purposefully selected participants representing three distinct perception profiles. Quantitative data were analysed using descriptive statistics and exploratory factor analysis in R, while qualitative data were analysed through reflexive thematic analysis. Findings showed moderately positive perceptions of GenAI’s pedagogical value (M = 3.62, SD = 0.75), with critical thinking concern emerging as the most salient risk (M = 3.90, SD = 1.15) and a strong demand for lecturer guidance on ethical AI use (M = 3.72, SD = 1.20). Four themes were identified: GenAI as a language empowerment tool, navigating the balance between support and overreliance, enhancing engagement through multimodality, and shaping teacher roles. These findings point to the need for AI literacy curricula that develop students’ critical, ethical, and self-regulatory capacities in Indonesian higher education contexts.