This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdidas
Yusrin Aswad
Prodi Keperawatan, Poltekkes Gorontalo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Karang Taruna melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (CPR) pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo Yusrin Aswad; Herman P. Luawo; Samin M. Ali
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 1 (2021): February, Pages 1-160
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i1.213

Abstract

Pengetahuan dalam menanggulangi penderita gawat darurat merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pandemi virus korona baru (Covid-19) yang menyebar cepat membuat orang tak lagi berani menolong sesamanya melalui sentuhan fisik meski ada yang sakit mendadak dan tiba-tiba jatuh di ruang terbuka, maka pada kondisi tersebut, peran serta masyarakat untuk membantu korban sebelum ditemukan oleh petugas kesehatan menjadi sangat penting dengan adanya pelatihan BHD pada saat Pandemi Covid-19. Tujuan kegiatan ini adalah agar meningkatnya pengetahuan dan keterampilan karang taruna melalui pelatihan bantuan hidup dasar pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan demostrasi, sasaran pengabdian adalah karang taruna Kec. Kota Utara dan analisa menggunakan analisis statistik pengetahuan dan keterampilan. Hasil dari kegiatan ini, adanya perubahan pengetahuan tentang BHD (CPR) dari kurang menjadi baik dan ada perubahan Keterampilan tentang BHD (CPR) dari kurang menjadi baik dengan analisis statistik analisis statistik menunjukkan bahwa nilai α sebesar 0,000. Pentingnya dilakukan peningkatan pengetahuan CPR karena pada konsep CPR lama AHA 2015 masih menggunakan Bantuan Napas atau ventiklasi “mout to mout” sehingga penolong beresiko terpapar Covid-19, pada AHA 2020 untuk bantuan napas ventilasi sudah dihilangkan sehingga memperkecil kemungkinan terpapar.