Marai Rahmawati
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Perbanyakan Tanaman Nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) Dengan Kombinasi IAA Dan Kinetin Secara In Vitro Rahmawati, Marai; Nurul Safira, Cut; Hayati, Mardhiah
Agrium Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi IAA dan Kinetin terhadap pertumbuhan tanaman nilam Aceh secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, pada bulan Juni sampai dengan November 2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan faktor konsentrasi IAA yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 mg L-1; 0,25 mg L-1; 0,5 mg L-1; dan 0,75 mg L-1 serta faktor konsentrasi Kinetin yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 mg L-1; 1 mg L-1; 2 mg L-1; dan 3 mg L-1. Hasil penelitian menunjukkan persentase eksplan hidup tertinggi 60% dan persentase kontaminasi terendah 20% adalah pada perlakuan 0 mg L-1 IAA + 1 mg L-1 kinetin. Persentase hidup tertinggi 60% dan persentase browning terendah 0% adalah pada perlakuan 0 mg L-1 IAA + 2 mg L-1 kinetin. Eksplan tanaman nilam tertinggi dan jumlah tunas terbanyak pada umur 10 MSI, serta jumlah daun terbanyak pada umur 5 MSI dan 10 MSI adalah pada perlakuan 0,75 mg L-1 IAA + 0 mg L-1 Kinetin.Kata kunci ; Nilam, IAA, Kinetin, in vitro
Perbanyakan Tanaman Nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) Dengan Kombinasi IAA Dan Kinetin Secara In Vitro Rahmawati, Marai; Nurul Safira, Cut; Hayati, Mardhiah
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi IAA dan Kinetin terhadap pertumbuhan tanaman nilam Aceh secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, pada bulan Juni sampai dengan November 2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan faktor konsentrasi IAA yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 mg L-1; 0,25 mg L-1; 0,5 mg L-1; dan 0,75 mg L-1 serta faktor konsentrasi Kinetin yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 mg L-1; 1 mg L-1; 2 mg L-1; dan 3 mg L-1. Hasil penelitian menunjukkan persentase eksplan hidup tertinggi 60% dan persentase kontaminasi terendah 20% adalah pada perlakuan 0 mg L-1 IAA + 1 mg L-1 kinetin. Persentase hidup tertinggi 60% dan persentase browning terendah 0% adalah pada perlakuan 0 mg L-1 IAA + 2 mg L-1 kinetin. Eksplan tanaman nilam tertinggi dan jumlah tunas terbanyak pada umur 10 MSI, serta jumlah daun terbanyak pada umur 5 MSI dan 10 MSI adalah pada perlakuan 0,75 mg L-1 IAA + 0 mg L-1 Kinetin.Kata kunci ; Nilam, IAA, Kinetin, in vitro
Pengaruh Dosis Pupuk Urea Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Husna, Rika; Yasir Afif, Muhammad; Rahmawati, Marai
Agrium Vol 20 No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i3.12840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis Urea dan konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) di dataran tinggi Gayo. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2021 berlokasi di lahan milik warga yang berlokasi Tetunyung Kampung Takengon Timur, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2  faktor, yang pertama adalah dosis pupuk Urea yaitu tanpa pupuk Urea Kontrol (U0), 100 kg/ha (U1), 150 kg/ha (U2), and 200 kg/ha (U3) sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi POC NASA yaitu tanpa POC NASA 0 ml/l (N0), 3 ml/l (N1), 6ml/l (N2) dan 9 ml/l (N3). Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan dosis Urea memberi pengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman 14HST, 21HST dan 28HST , jumlah daun 14HST, 21HST dan 28HST, panjang daun, lebar daun, berat berangkasan basah dan hasil per hektar Dosis pupuk Urea terbaik adalah Urea 100 kg/ha menunjukkan rata-rata hasil per hektar tertinggi yaitu 23,50 ton/ha. Perlakuan konsentrasi POC NASA memberikan pengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, berat berangkasan basah, dan potensi hasil per hektar. Konsentrasi POC NASA terbaik  yaitu 3 ml/L dengan hasil per hektar tertinggi yaitu 15,67 ton/ha. Terdapat interaksi yang nyata antara dosis Pupuk Urea dan konsentrasi POC NASA parameter tinggi tanaman umur 14HST, 21HST dan 28 HST, jumlah daun 14HST, 21HST dan 28HST , panjang daun, lebar daun, berat berangkasan basah, dan hasil per hektar. Kombinasi dosis pupuk Urea dan konsentrasi POC NASA yang terbaik adalah pupuk Urea 100 kg/ha dan konsentrasi POC NASA 3 ml/L memberikan hasil per hektar terbaik yaitu 30,95 ton/ha.