Dendy Jonas
Universitas Raharja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN EFISIENSI ENERGI TERBARUKAN MELALUI DIGITALISASI SISTEM PANEL SURYA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) PADA ASOSIASI PENA ILMU INDONESIA Iksan Wahyu Permadi; Ahmad Roihan; Ageng Setiani Rafika; Oleh Soleh; Ignatius Agus Supriyono; Dendy Jonas
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.848

Abstract

Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan memerlukan sistem pemantauan yang efektif untuk menjaga kinerja dan efisiensi operasional, namun Asosiasi Pena Ilmu Indonesia masih melakukan pemantauan kondisi baterai secara manual sehingga informasi mengenai tegangan, arus, dan kapasitas baterai belum dapat diperoleh secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan energi terbarukan melalui penerapan sistem digitalisasi monitoring panel surya berbasis Internet of Things (IoT). Sasaran kegiatan adalah pengurus dan anggota Asosiasi Pena Ilmu Indonesia sebagai pengguna sistem PLTS. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan implementasi sistem monitoring berbasis NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor tegangan dan sensor arus ACS758, pelatihan penggunaan sistem, pendampingan operasional, serta evaluasi kinerja sistem. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi menggunakan protokol HTTP GET menuju basis data MySQL sehingga dapat dipantau secara real-time dan tersimpan sebagai data historis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil mengirimkan data parameter kelistrikan secara periodik setiap 10 menit dengan tingkat keberhasilan transmisi mencapai 100% tanpa bentrokan data. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan mitra dalam melakukan pemantauan kondisi baterai secara mandiri, mempermudah evaluasi penggunaan energi, serta mendukung pengelolaan energi terbarukan yang lebih efektif dan berkelanjutan.