Lestari Kurniawati
Polikteknik Keuangan Negara STAN

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AGRESIVITAS PAJAK DAN MATURITAS UTANG Lestari Kurniawati
JURNAL PAJAK INDONESIA Vol 1 No 1 (2017): Optimalisasi Penerimaan Negara
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v1i1.176

Abstract

ABSTRAKDalam enam tahun terakhir penerimaan negara dari sector pajak tidak tercapai. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak. Salah satu bentuk ketidakpatuhan wajib pajak adalah dengan melakukan pelaporan pajak agresif untuk menghindari pajak. Dalam dunia bisnis pelaporan pajak agresif mengindikasikan adanya resiko/kepercayaan yang rendah. Tingkat kepercayaan yang rendah umumnya berpengaruh terhadap kegiatan financing perusahaan salah satunya utang. Kreditur akan cenderung memberikan utang jangka pendek sebagai bentuk pengawasan terhadap perusahaan yang melakukan pelaporan pajak agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan maturitas utang jangka pendek dengan pelaporan pajak agresif. Penelitian dilakukan dengan menguji hipotesis pelaporan pajak agresif berpengaruh terhadap utang jangka pendek. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data panel dengan jumlah observasi 110. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara maturitas utang jangka pendek dan pelaporan pajak agresif. Semakin tinggi perusahaan melakukan pelaporan pajak agresif maka semakin tinggi pula jumlah utang yang jatuh tempo dalam jangka pendek. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai red flag oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam mengawasi ketidakpatuhan wajib pajak.
PAJAK BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR SEBAGAI ENVIRONMENTAL TAX Lestari Kurniawati
JURNAL PAJAK INDONESIA Vol 1 No 2 (2017): Optimalisasi Penerimaan Negara II
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v1i2.192

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode penyajian hasil penelitian ini dilakukan dengan eksploratif deskriptif. Metode eksploartif deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif atas implementasi kebijakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Indonesia. PBBKB merupakan salah satu pajak daerah yang ditetapkan melalui Undang-Udang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak dan Retribusi Daerah sebagaimana terakhir telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997, tarif PBBKB pertama kali ditetapkan sebesar 5%. Tarif PBBKB ini mengalami perubahan menjadi paling tinggi sebesar 10% dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Namun demikian Pemerintah lalu menurunkan tarif PBBKB menjadi 5% flat untuk semua daerah melalui Perpres Nomor 36 Tahun 2011. Peraturan ini selain menghilangkan potensi penerimaan Pemerintah Daerah dari PBBKB juga bertentangan dengan tujuan PBBKB sebagai regulator untuk membatasi jumlah konsumsi bahan bakar minyak. Kebijakan Pemerintah untuk menghapus subsidi Premium dan memberikan subsidi tetap bagi solar merupakan momentum tepat bagi Pemerintah untuk mengembalikan PBBKB sebagai regulator konsumsi bahan bakar minyak. PBBKB sebagai regulator konsumsi bahan bakar minyak akan dapat terwujud jika terdapat peran Pemerintah Pusat terutama untuk menetapkan perubahan tarif PBBKB. Perubahan tarif PBBKB diharapkan dapat memnuhi konsep Pigouvian framework, dimana penerimaan Pemerintah Daerah dari PBBKB sepadan dengan biaya yang harus dikeluarkan Pemerintah Daerah untuk mengatasi dampak negative konsumsi bahan bakar minyak. Kebijakan penetapan tarif PBBKB ini juga seharusnya diikuti dengan kebijakan earmarking dari Pemerintah Daerah agar konsep PBBKB sebagai environmental tax dapat terpenuhi.
Pengaruh Revaluasi Aset Tetap terhadap Kinerja Perusahaan pada Masa Mendatang Lestari Kurniawati; Edo Bagus Yusudho
SUBSTANSI Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.734 KB) | DOI: 10.35837/subs.v3i1.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh revaluasi aset tetap terhadap kinerja perusahaan pada masa mendatang yang diukur dengan melihat laba operasi yang dihasilkan dan arus kas dari kegiatan operasi perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revaluasi aset tetap tidak memiliki pengaruh terhadap laba perusahaan, baik pada tahun pertama, tahun kedua maupun tahun ketiga setelah tahun dilakukannya revaluasi aset tetap. Penelitian ini juga menemukan bahwa revaluasi aset tetap memengaruhi secara negatif arus kas dari kegiatan operasi pada tahun pertama setelah dilakukannya revaluasi aset tetap, namun tidak berpengaruh terhadap arus kas dari kegiatan operasi pada tahun kedua dan tahun ketiga setelah dilakukannya revaluasi aset tetap.
ANALISIS RELEVANSI NILAI MEREK TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DI INDONESIA Lestari Kurniawati; Jens Naki
SUBSTANSI Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.7 KB) | DOI: 10.35837/subs.v4i1.1023

Abstract

Merek memiliki pengaruh penting bagi kegiatan usaha perusahaan. Salah satu isu yang belakangan muncul adalah terkait penilaian merek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh nilai merek terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh merek dari sektor industri barang konsumsi terhadap nilai perusahaan. Perusahaan yang menjadi sampel adalah perusahaan yang mereknya termasuk dalam artikel tahunan 100 merek dengan nilai tertinggi publikasi majalah SWA, kerja sama dengan Brand Finance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai merek berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan di Indonesia. Selain itu, sektor industri barang konsumsi juga berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan di Indonesia.