Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyediaan Energi Listrik pada Remote Area Observatorium Astronomi ITERA Lampung Rishal Asri; Koko Friansa; Setiadi Wira Buana
Journal of Multidisciplinary Academic Vol 3, No 2 (2019): Special Issue in Multidisciplinary Academics related Astronomy Background
Publisher : Penerbit Kemala Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) merupakan salah satu obseravatorium terbesar di Asia Tenggara yang dibangun di Provinsi Lampung. Lokasi pembangunan OAIL berada pada daerah remote area yang sulit terjangkau. Remote area tersebut memerlukan penyediaan energi listrik yang dapat memberikan jaminana keberlanjutan kegiatan astoronomi. Penyediaan energi listrik melalui PLN tidak terjangkau pada daerah tersebut. Energi terbarukan berupa PV dengan sumber energi matahari dapat menjadi solusi. Energi matahari dapat menghasilkan listrik dan memenuhi kebutuhan dengan berbagai aspek ekonomi teknik dan keandalan Dari hasil penelitian ini didapatkan bauran energi terbarukan untuk penyediaan energi adalah 10%
Prediksi Pendapatan Penjualan Skala Multi-Kota Menggunakan Gated Recurrent Unit-Sequential Windowing Ina Rahmi Diwasya; Dian Nirmala Dewi; Koko Friansa
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, December 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jimasia.v5i2.867

Abstract

Penelitian ini membahas prediksi pendapatan penjualan berskala multi-kota dengan menggunakan arsitektur Gated Recurrent Unit (GRU) yang dipadukan dengan teknik sequential windowing. Dataset yang digunakan berasal dari Iowa dataset, mencakup lebih dari 10 juta transaksi pada 442 kota selama periode empat tahun. Dari dataset tersebut dipilih kota-kota dengan kontribusi pendapatan terbesar dan pola data yang signifikan untuk dianalisis lebih lanjut. Proses penelitian mencakup tahapan persiapan data, pemrosesan, pemodelan, dan evaluasi. Dua pendekatan dibandingkan, yaitu GRU dengan sequential windowing (GRU-SW) dan GRU tanpa sequential windowing. Evaluasi menggunakan metrik Root Mean Squared Error (RMSE) dan Willmott’s d-index menunjukkan bahwa GRU-SW secara konsisten menghasilkan prediksi yang lebih akurat pada level harian maupun bulanan. Hasil penelitian ini menegaskan keunggulan integrasi sequential windowing dalam meningkatkan kemampuan model GRU untuk menangkap pola temporal dan musiman, serta memberikan kontribusi praktis bagi perencanaan keuangan, strategi bisnis, dan kebijakan publik berbasis data.
Prototipe Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) Ringan Berbasis Energi Surya untuk Sepeda Listrik Richad Syahputra Sihombing; Rishal Asri; Rihardian Maulana Wicaksono; Guna Bangun Persada; Koko Friansa
Infotekmesin Vol 17 No 1 (2026): Infotekmesin: Januari 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v17i1.2876

Abstract

The transition to electric vehicles in Indonesia continues to progress, along with increasing awareness of the importance of reducing emissions and utilizing renewable energy. One of the challenges still faced is the limited infrastructure for charging and battery swapping. This study designed a battery charging system using two 100Wp solar panels connected in parallel to increase the charging current, and a Maximum Power Point Tracking solar charge controller to regulate the input current to the battery. Tests were conducted on three variations of battery capacity, namely one battery (12 Ah), two batteries (24 Ah), and four batteries (48 Ah), to evaluate the efficiency and charging time of the batteries. The results showed that the charging time for each variation ranged from 3 to 6 hours, depending on the number of batteries and solar irradiation conditions. The designed lightweight Public Electric Vehicle Battery Charging System (SPBKLU) proved to be a sustainable emergency solution for battery charging using renewable energy sources.
Pengeringan Ikan Asin dengan Panel Surya di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung: Pengeringan Ikan Asin dengan Panel Surya di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung Mashuri Mashuri; Koko Friansa; Deri Bagusta
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v1i1.471

Abstract

Pulau Pasaran merupakan salah satu tempat produksi ikan asin terbesar di Bandar Lampung, akan tetapi masih menggunakan metode konvesional dimana masyarakat menjadikan matahari satu-satunya sebagai pengering ikan asin. Berdasarkan angka jumlah produksi ikan asin yang tinggi, penelitian ini dilakukan demi meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di Pulau Pasaran. Sampel penelitian diuji dengan 3 kondisi pengeringan yang berbeda yaitu pencahayaan matahari langsung (konvesional), penggunaan oven tanpa blower dan penggunaan oven dengan blower. Hasil pengujian didapatkan kualitas ikan asin yang berbeda-beda dengan standar kualitas ikan asin terbaik (metode konvensional). Penggunaan oven dengan blower dapat menghasilkan kualitas ikan asin yang serupa dengan metode konvesional. Daya dan arus listrik yang dibutuhkan oven dengan blower ini sangat besar sehingga oven dimodifikasi kemudian disambungkan ke panel surya dengan menggunakan arus dari baterai. Oven panel surya ini dapat mengefisiensikan waktu pengeringan dari ±180 menit menjadi ±90 menit dengan kualitas ikan yang terbaik. Diharapkan oven ini dapat membantu perekonomian masyarakat Pulau Pasaran.