Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELELAHAN KERJA PENGEMUDI KENDARAAN OPERASIONAL TERHADAP KECELAKAAN KERJA DI PT. ISS INDONESIA Padyo Budi
IDENTIFIKASI Vol 3 No 1 (2017): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi D-IV K3

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.546 KB)

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu penyebab kecelakaan kerja yang melibatkan pengemudi kendaraan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor usia dan peraturan perusahaan terhadap kelelahan kerja pengemudi kendaraan operasional yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja di PT. ISS Indonesia, agar dapat ditemukan pengendalian yang tepat atas permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Variabel yang diteliti adalah usia dan peraturan perusahaan yang dalam hal ini adalah durasi mengemudi dalam 24 jam dan pelatihan mengenai cara mengemudi yang aman (safety driving). Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini berjumlah 10 responden, yang terdiri dari pengemudi kendaraan operasional di PT. ISS Indonesia cabang Balikpapan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor usia dan durasi mengemudi berpengaruh terhadap kelelahan kerja yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja, namun faktor pelatihan mengenai cara mengemudi yang aman (safety driving) tidak berpengaruh terhadap kelelahan kerja, akan tetapi dapat menjadi faktor penyebab kecelakaan kerja.
PENGARUH MANUAL MATERIAL HANDLING TABUNG GAS LPG TERHADAP NYERI PINGGANG BAWAH PEKERJA: STUDI KASUS: PT. PERTAMINA MOR VI BALIKPAPAN Padyo Budi; Shendy Arita Ramdhani
IDENTIFIKASI Vol 3 No 2 (2017): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi D-IV K3

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.041 KB)

Abstract

Salah satu bentuk peranan manusia adalah aktivitas pemindahan material secara manual (Manual Material Handling). Aktivitas membungkuk dan memutar didalam tempat kerja saat melakukan Manual Material Handling seharusnya dikurangi atau bahkan jika memungkinkan aktivitas ini sebaiknya dihilangkan karena sikap ini rawan yang dapat menimbulkan gangguan pada sistem musculoskeletal. Keluhan muskuloskeletal adalah keluhan pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan ringan sampai sangat sakit. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian mixed methods. Jumlah sampel data ini sebanyak 10 sampel. Pengambiln data sampel melalui kusioner dan wawancara. Hasil Peneltian: Hasil Penelitian terdapat 10 responden dan hanya terdapat 1 responden berumur 21 tahun dengan masa kerja 1 tahun telah mengalami kelelahan dikarenakan belum mempunyai pengalaman, mengangkat beban secara manual dengan posisi yang tidak alamiah, pada saat proses mengangkat dan memindahkan barang dengan memuntirkan pinggul tetapi kaki tidak berubah dan membunngkuk dengan berat beban 3-12 kg dan terdapat gerakan yang cepat dan mendadak. Pekerjaan dilakukan secara berulang-ulang dan pekerja melakukan dengan durasi kerja lebih dari 4 jam 1 hari dan isitirahat 1 jam, dan dengan durasi 4 detik dengan jarak 10m pekerja melakukan pengangkatan tanpa alat bantu. Kesimpulan: Hasil uji penelitian menujukan bahwa terhadap 10 pekerja bongkar Pertamina MOR VI Balikpapanterdapat 1 responden (20%) yang mengalami keluhan nyeri pinggang bawah akibat pengaruh manual material handlingyaitu respondendengan karakteristik umur 18-30 tahun, dengan masa kerja <2tahun.