Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIMULAKRA KONSEP MAKNA OPINI AUDIT PADA PEMERINTAH KOTA TIDORE KEPULAUAN Zulkifli Abu
Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Multiparadigma (JEAMM) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.616 KB) | DOI: 10.33387/jeamm.v2i1.1300

Abstract

Dinamika pengelolaan keuangan di pemerintah daerah telah melahirkan berbagai bentuk pemaknaan terhadap realitas opini audit. Penelitian ini bertujuan: 1) Membuktikan bahwa opini audit yang diterima Pemkot Tikep mengalami simulakra; dan 2) Merekonstruksi simulakra makna opini audit berdasarkan makna-makna yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma posmodernisme Jean Baudrillard. Informan dalam penelitian ini adalah para pejabat di Pemkot Tikep dan juga masyarakat Kota Tikep. Dengan menggunakan analisis semiotika, hasil penelitian ini membuktikan bahwa: 1) Makna opini audit mengalami pergeseran dalam persepsi Pemkot Tikep yang menandai lahirnya simulakra. Pergeseran ini dilakukan dengan maksud untuk menjaga citra dan eksistensi pemerintah di mata masyarakat. 2) Simulakra makna opini audit tidak sepenuhnya terjadi di seluruh lapisan masyarakat. Sebagian masyarakat secara jelas memahami makna opini audit. Hal ini menandai gagalnya ruang publik yang dibangun pemeirntah untuk melakukan transformasi makna opini audit. 3) Simulakra opini audit juga terjadi dalam tataran implementatif yang menandai munculnya simulacra of simulacra. 4) Upaya rekonstruksi dilakukan untuk membingkai keragaman makna yang muncul untuk menghasilkan pemahaman yang baru atas opini audit di Pemkot Tikep dan masyarakat. Kata kunci: Pengelolaan Keuangan, Opini Audit, posmodernisme, Simulakra, Rekonstruksi.
STRATEGI PENCEGAHAN KORUPSI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KORUPSI DI DAERAH Bustami Abdul Rajak; Irfan Zamzam; Zulkifli Abu
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 8 (2026): Nusantara Hasana Journal, January 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i8.1838

Abstract

Corruption At The Local Government Level Remains A Major Challenge That Affects The Quality Of Public Services And The Effectiveness Of Development. This Study Aims To Assess The Effectiveness Of Corruption Prevention Strategies Implemented Through The Monitoring Center For Prevention (MCP) Program And The Integrity Assessment Survey (Survei Penilaian Integritas/SPI) In Tidore Islands City. The Research Employs A Descriptive Qualitative Approach, With Data Collected Through In-Depth Interviews, Observations, And Documentation From Key Informants, Including Local Government Officials, Inspectorate Auditors, And Community Representatives. The Results Indicate That The Implementation Of MCP And SPI Contributes To Strengthening A Culture Of Integrity, Transparency, And Accountability Within The Bureaucracy, As Reflected In The Increase Of The SPI Score From 68.44 To 73.24. However, The Effectiveness Of Corruption Prevention Efforts Still Faces Obstacles, Particularly Related To Limited Human Resources And Inconsistencies In Internal Supervision. This Study Concludes That Strengthening Internal Oversight Functions And Increasing Community Participation Are Crucial Aspects To Ensure The Sustainability Of Corruption Prevention Strategies At The Local Government Level.