Lusiana Meinawati
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EFFLEURAGE DAN MASSAGE TERHADAP PERUBAHAN NYERI PERSALINAN KALA I (Studi di Bidan Praktik Swasta Wilayah Puskesmas Ploso kabupaten Jombang) Lusiana Meinawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensitas nyeri persalinan mengganggu proses persalinan, kemampuan ibu bersalin untuk beradaptasi dengan nyeri yang terbentuk mengakibatkan terjadinya ketegangan pada otot jalan lahir, kondisi ini berdampak pada proses persalinan menjadi lama. Metode Effleurage merupakan salah satu upaya untuk mengurangi intensitas nyeri pada saat persalinan kala 1. Berdasarkan fenomena tersebut maka perlu dikaji lebih lanjut tentang pengaruh Effleurage terhadap perubahan nyeri pada ibu bersalin kala 1. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang bersalin secara normal pada bulan agustus s,d September 2016 di BPM wilayah puskesmas Ploso kabuoaten Jombang. Sampel diambil dengan tekhnik consecutive sampling. Hasil penelitian kemudian dilakukan analisis Nonparametrik dari Willcoxon dengan taraf kesalahan yang ditetapkan (α) 0,05, dengan bantuan SPSS 14.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata umur subjek 18 - 35 tahun, sebanyak 64% subjek  SMA,  hampir setengah adalah persalinan ke dua (47,1%), hampir setengahnya (35,3%) adalah  kategori nyeri berat, nyeri pada ibu bersalin setelah effleurage sebanyak  11 orang turun, tetap sebanyak 6 orang. Hasil uji statistik diperoleh nilai koefisien Willcoxon -3,317 nilai negative menunjukkan bahwa jika tidak ada perlakuan effleurage maka tingkat nyeri pada ibu bersalin kala 1 semakin berat, dan taraf peluang ralat sebesar (ρ) 0.001 < 0.05, maka H1 diterima ada pengaruh Effluerage terhadap perubahan nyeri pada ibu bersalin kala 1. Hendaknya bidan lebih mendeteksi tentang skala nyeri yang terjadi pada ibu bersalin hal ini bisa dilakukan teknik penurunan nyeri dengan effleurage, sehingga terjadi perubahan nyeri dari sedang menjadi ringan. Kata Kunci : Effleurage, Message, Nyeri, Persalinan
PENGARUH LAMA MENJADI KADER DAN PEMBINAAN TERHADAP PEMANFAATAN BUKU PEDOMAN MOTIVATOR ASI OLEH KADER (Studi di Puskesmas Wilayah Kerja Kabupaten Jombang) Lusiana Meinawati
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian bayi di Kabupaten Jombang meningkat dari 12,15/1000 KH pada tahun 2012 menjadi 13,18/1000 KH pada tahun 2013. Pemberian ASI eksklusif terbukti menurunkan angka kematian bayi, sehingga motivator ASI sangat diperlukan. Pemanfaatan buku pedoman motivator ASI masih belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama menjadi kader dan pembinaan terhadap pemanfaatan buku pedoman oleh kader sebagai motivator ASI di Puskesmas Wilayah Kerja Kabupaten Jombang.Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Populasi adalah kader motivator ASI sejumlah 245 kader. Jumlah subjek 100 kader yang dipilih secara simplerandom sampling. Analisis data dilakukan dengan Chi Square untuk analisis bivariat dan regresi logistik ganda untuk multivariate.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata umur subjek 35 tahun, dan rata – rata lama menjadi kader selama 3 tahun, sebanyak 64% subjek berpendidikan <9 tahun subjek mendapatkan pembinaan, dan 81% subjek memanfaatkan buku pedoman. Variabel yang berhubungan dengan pemanfaatan yaitu pembinaan (p=0,0001). Variabel yang berpengaruh terhadap pemanfaatan buku pedoman adalah pembinaan ((p= 0,007), EXP (B) = 11,566).Bagi puskesmas perlu dilakukan penguatan program, evaluasi materi dalam buku pedoman, peningkatan kinerja bidan desa sebagai pendamping kader, serta perumusan pemberian reward bagi kader berprestasi. Kader motivator ASI diharapkan meningkatkan motivasi untuk tetap aktif dan memanfaatkan ketersediaan buku pedoman. Kata kunci : Pemanfaatan, Buku, Kader kesehatan