This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geomine
Anshariah Anshariah
Sri Widodo, Robby, Nuhung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PENGELOLAAN AIR ASAM TAMBANG PADA PT. RIMAU ENERGY MINING KABUPATEN BARITO TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Anshariah Anshariah
Jurnal Geomine Vol 1, No 1 (2015): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.396 KB) | DOI: 10.33536/jg.v1i1.9

Abstract

Air asam tambang dapat berpotensi mencemari badan perairan alamiah apabila tidak dilakukan pengelolaan yang baik sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui langkah penanganan air asam di area pit dan pengolahan air asam tambang di  settling pond. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan mengukur pH air di area pit dan settling pond,  mengukur debit air di saluran inlet dan  outlet,  serta menghitung besaran kuantitas air berdasarkan data curah hujan. Pengelolaan air tambang di Pit 1 PT. Rimau Energy Mining dilakukan dengan proses  dewatering, b erdasarkan hasil penelitian diperoleh debit limpasan yang masuk ke sump pit adalah 8,05 m 3 /detik. Air yang berada di sumppit kemudian di pompa keluar dari pit dengan menggunakan pompa tipe mitsubishi 6D15 dengan kapasitas maksimum pompa yaitu 639 m 3 /jam. Air yang dipompa kemudian dialirkan menuju settling pond melalui saluran dengan kapasitas saluran 0,416 m 3 /detik. Total volume tampungan air  settling pond sebesar 14.270 m 3 sehingga waktu yang dibutuhkan partikel untuk mengendap yaitu 9,519 jam. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap stabilitas endapan didapatkan kesimpulan bahwa  settling pond existing aman terhadap  scouring dengan parameter tidak melebihi syarat bilangan Reynold yaitu Re2.000 dan angka Froude yaitu Fr0,005. Pengolahan air asam tambang dilakukan dengan menggunakan metode pengolahan aktif yaitu pemberian kapur dan tawas dengan  rapid mixing yang tenaga pengadukannya berasal dari terjunan hidrolis.