This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geomine
Arif Nurwaskito
Jamaluddin, Sri Widodo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT DALAM MENCAPAI TARGET PRODUKSI PADA PT. SEMEN BOSOWA KABUPATEN MAROSPROVINSI SULAWESI SELATAN Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 2, No 1 (2015): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.253 KB) | DOI: 10.33536/jg.v2i1.34

Abstract

Alat muat dan alat angkut adalah alat yang sangat berpengaruh dalam mencapai target produksi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui produktivitas dan fakto-faktor yang mempengaruhi produktivitas dari alat muat dan alat angkut agar tercapai target produksi. Metode pengambilan data penelitian yang peneliti gunakan yaitu deskriptif kuantitatif, data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data efisiensi kerja, fill factor,  swell factor,  cycle time, produktivitas alat muat, dan produktivitas alat angkut kemudian disintesa untuk memperoleh nilai produktivitas. Kemampuan produksi yang ditentukan dengan perhitungan secara teoritis adalah 436,551 Ton/Jam x 7 jam = 3.055,857 Ton/ shift, karena dalam sehari terdapat 3 shift maka produksi yang dihasilkan dalam satu hari adalah 3.055,857 Ton/ shift x 3  shift = 9.167,571 Ton/hari. Faktor-faktor penghambat antara lain kondisi jalan  hauling yang memiliki medan mendaki dan berkelok-kelok, antrian di area  stockpile,  keserasian alat muat dan alat angkut yang kurang ideal, dan pola pemuatan. Adapun cara yang perlu dilakukan untuk memenuhi target produksi pelebaran jalan, perubahan Pola pemuatan, keserasian alat muat dan alat angkut,  blasting yang dilakukan menghasilkan material-material yang mudah diolah oleh  crusher  agar tidak terjadi antrian di area stockpile.  Target produksi tidak tercapai hanya menghasilkan 9.167,671 Ton/hari dimana target produksi yang ditargetkan adalah 10.000 Ton/hari, perlunya pelebaran jalan sebejar 6 meter agar dapat bekerja secara optimal, perubahan pola pemuatan dari  bottom loading  menggunakan  double back up,  hasil  blasting  harus menghasilkan material yang mudah di olah  crusher  agar alat angkut tidak bertumpuk diarea  stockpile  dan dapat bekerja secara optimal