Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP MINAT IBU DALAM PELAKSANAAN PIJAT BAYI ( Di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang) Aismawati Aismawati; Hidayatun Nufus; Irma Nurmayanti
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 2, Septemb (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Pijat bayi mempunyai manfaat yang besar bagi bayi, namun kenyataanya banyak ibu yang tidak melakukan pijat bayi sendiri. Mereka memijatkan bayinya pada dukun pijat bayi ketika bayi mereka rewel atau sakit saja. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang manfaat pijat bayi.Tujuan penelitian adalah untuk Mengetahui Pengaruh penyuluhan terhadap minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi Di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.Desain penelitian yang digunakan adalah metode pra eksperimental dengan rancangan penelitian ” one group pre test post test design”populasi dalam penelitian ini SemuaIbu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang 63 responden dan sampel Sebagian Ibu yang memiliki Bayi usia 0-12 bulan di Desa Badas Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang sejumlah 54 responden dengan menggunakan proportional random sampling. Variabel Independent adalah Penyuluhan tentang pijat bayi Variabel dependent minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi. Pengumpulan data dengan menggunakan editing. Coding dan tabulating. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon.Hasil penelitian minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi di Desa Badas kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang. Bahwa 54 responden menunjukkan sebagian besar Minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi sebelum di beri penyuluhan rendah sejumlah 35 (64,8%).dan Minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi sesudah di beri penyuluhan tinggi sejumlah 29 responden (53,7%). Pada uji analisa data uji statistik wilcoxon didapat p-value (signifikasi) sebesar 0,000 < @0.05 maka Hi diterima. Kesimpulan pada penelitian ini ada Pengaruh penyuluhan terhadap minat ibu dalam pelaksanaan pijat bayi.
PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA USIA 3-5 TAHUN (Studi Di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri) Anggra Sari; Hidayatun Nufus; Irma Nurmayanti
Jurnal Kebidanan Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.404

Abstract

Tercapainya pertumbuhan yang optimal merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor internal dan faktor eksternal (Sulistyawati, 2015, 45). Rangsangan atau stimulasi berupa terapi sentuh dan massage akan mempengaruhi peningkatan berat badan. Studi pendahuluan di Desa Blaru peneliti wawancarai 10 ibu balita  didapatkan 8/10 (80%) ibu melakukan pemijatan waktu anaknya sakit, 2/10 (20%) melakukan pemijatan anaknya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Pemberian Massage Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Balita Usia 3-5 Tahun di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur. Desain penelitian menggunakan pra-ekprerimental one group-test pra-post test design. Populasinya adalah seluruh balita berusia 3-5 tahun di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri sebanyak 60 balita dan sampelnya sejumlah 30 balita. Tekhnik sampling dengan simple random sampling. Variabel independen penelitian ini pemberian massage dan variabel dependen  peningkatan berat badan balita usia  3-5 tahun. Instrumen penelitian menggunakan SOP dan timbangan berat badan. Analisa datanyan menggunakan uji paried t-test. Hasil penelitian menunjukan rata-rata berat badan balita sebelum di massage 15.01 kg, berat badan terendah 11,7 kg dan berat badan tertinggi adalah 17,2 kg. Sesudah di massage rata-rata berat badan balita adalah 15,13 kg, berat badan terendah adalah 11.8 kg dan berat badan tertinggi adalah 17,3 kg. Hasil uji statistik paried T-test dengan tingkat kesalahan α : 0,05 menunjukan nilai signifikan p (value) 0,00 < α (0,05), artinya H1 diterima. Kesimpulannya ada pengaruh pemberian massage terhadap peningkatan berat badan pada balita usia 3-5 di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur.
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Plandaan, Jombang) Irma Safriani; Hidayatun Nufus; Irma Nurmayanti
Jurnal Kebidanan Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.451

Abstract

Kehamilan memasuki trimester III terjadi perubahan fisik dan psikologis. Kondisi tersebut menyebabkan ibu hamil mengalami keluhan  komplek seperti ketidaknyamanan ketika tidur. Salah satu solusi untuk mengatasinya adalah senam yoga. Berdasarkan studi pendahuluan tanggal 24 Februari 2017 secara wawancara kepada 7 ibu hamil trimester III yang berkunjung di Puskesmas Plandaan, didapatkan bahwa 6 ibu hamil mengeluh sering terbangun pada malam hari karena meningkatnya frekuensi BAK, nyeri punggung dan 1 ibu hamil mengatakan jika ibu bisa tidur nyenyak dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Plandaan Jombang. Jenis penelitian menggunakan pra-eksperiment - one group pre post test design. Populasi penelitian ini semua ibu hamil usia kehamilan 28-36 minggu di Wilayah Kerja Puskesmas Plandaan Jombang sejumlah 35 ibu hamil dan jumlah sampel sebesar 32 ibu hamil dengan teknik sampling menggunakan proportional random sampling. Variabel independent adalah senam yoga, sedangkan variabel dependent  adalah kualitas tidur ibu hamil trimester III. Instrument penelitian menggunakan PSQI dan SOP, analisa data menggunakan uji statistic Willcoxon (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum pelaksanaan senam yoga sejumlah 31 ibu hamil (96.9%) mempunyai kualitas tidur buruk dan setelah pelaksanaan senam yoga  kualitas tidur baik meningkat menjadi 29 ibu hamil (90.6%). Hasil uji willcoxonp = 0,000 yang berarti p < 0,05 yaitu H1 diterima. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh senam yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil Trimester III  di Wilayah Kerja Puskesmas Plandaan Jombang.