Nurlia Isti Malatuzzulfa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN MAKANAN CEPAT SAJI PADA ANAK KELAS 2 DI SDN BALONGPANGGANG 1 DESA BALONGPANGGANG KECAMATAN BALONGPANGGANG KABUPATEN GRESIK Nurlia Isti Malatuzzulfa
Jurnal Insan Cendekia Vol 5 No 1, Maret (2018): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan cepat saji mengandung banyak sekali zat yang berbahaya seperti pewarna, pengawet (MSG), pemanis dan lain sebagainya dan dapat menimbulkan penyakit bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Makanan cepat saji mengandung banyak lemak, protein hewani, kalori penyebab obesitas. Studi pendahuluan yang dilakukan dengan metode wawancara didapatkan 8 ibu kurang mengetahui dampak makanan cepat saji tapi tetap memberikan makanan cepat saji, 2 ibu mengetahui dampak makanan cepat saji serta tidak memberikan kepada anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian makanan cepat saji pada anak kelas 2 di SDN 1 Balongpanggang Desa Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasinya semua ibu anak kelas 2 di SDN 1 Balongpanggang Desa Balongpanggang, Kecamatan Balongpnggang, Kabupaten sejumlah 105 responden. Teknik sampling menggunakan simple random sampling dengan sampel sejumlah 53 responden. Variabel independent yaitu pengetahuan ibu, variabel dependent yaitu pemberian makanan cepat saji. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian hampir setengahnya berpengetahuan baik sebanyak 25 responden (47,2%), sebagian besar berperilaku positif (tidak memberikan makanan cepat saji pada anak) sebanyak 33 responden (62,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 kurang dari 0,05 (ρ=0,00< α= 0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian makanan cepat saji pada anak kelas 2 di SDN 1 Balongpanggang Desa Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEAKTIFAN IBU DALAM MENGIKUTI KELAS IBU BALITA (Studi di Desa Kedungsumber Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik) Nurlia Isti Malatuzzulfa
Jurnal Kebidanan Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.455

Abstract

Kelas Ibu Balita merupakan suatu perkumpulan bagi ibu-ibu yang mempunyai anak usia 0 sampai dengan 5 tahun yang secara terencana berkumpul untuk berdiskusi membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan perkembangan dan pertumbuhan dari balita yang dibimbing oleh fasilitator dengan mengacu pada buku KIA. Permasalahannya yaitu prevalensi kedatangan ibu balita mengikuti kelas ibu balita sangat rendah. Data yang  diperoleh dari Desa Kedungsumber tahun 2016 terdapat 115 ibu hamil, yang hadir mengikuti kelas ibu balita 30%, pada tahun 2017 terdapat 56 ibu balita, yang hadir mengikuti kelas ibu balita 19 orang 34,5%.Tujuan dalam penelitian ini adalah Menganalisis Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Keaktifan Ibu Dalam Mengikuti Kelas ibu balita di Desa Kedungsumber Kecamatan Balonpanggang Kabupaten Gresik. Peneliti ini menggunakan jenis penelitian analitik, dengan pendekatan Case Control. Populasi seluruh ibu balita berjumlah 56 orang. Tekhnik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu tentang kelas ibu balita dan Variabel Dependen adalah keaktifan ibu untuk mengikuti kelas ibu balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan editing, scoring, coding dan tabulating dengan uji statistik spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengahnya responden yaitu 26 (45,5%) responden memiliki pengetahuan cukup tentang kelas ibu balita dan  sebagian besar  responden yaitu 40 (70,9%) tidak aktif mengikuti kelas ibu balita. Berdasarkan analisis menggunakan uji statistik spearman rank didapatkan bahwa p 0,000 < 0,05 maka H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan keaktifan ibu dalam mengikuti kelas ibu balita di Desa Kedungsumber Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik.