Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Efektivitas Terapi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) pada Titik ST 36 terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) Pasien DM Tipe 2 Taufik Septiawan; Arief Budiman
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.883 KB)

Abstract

Pada tahun 2030 diperkirakan sebanyak 21.3 juta penduduk indonesia menderita diabetes. Diabetes menjadi penyebab kematian tertinggi ke 3 di Indonesia. Gula darah yang terkontrol menjadi salah satu tujuan dari terapi untuk mencegah komplikasi pada pasien diabetes. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengontrol gula darah pada pasien diabetes yaitu menggunakan terapi transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas dari terapi TENS dalam menurunkan gula darah sewaktu pada pasien DM Tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen pretest-posttest control group. Sampel pada penelitian terdiri dari 30 orang yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan perlakukan berupa terapi TENS dan kelompok kontrol diberikan terapi relaksasi nafas dalam. Teknik pengambilan data menggunakan accidental sampling. Frekuensi intervensi diberikan dalam single session, terapi TENS dan Relaksasi Nafas dalam dilakukan selama 30 menit dan pengukuran gula darah di lakukan sebelum dan setelah intervensi diberikan. Analisa data menggunakan uji Paried T Test dan Independent T Test. Hasil uji Paried T Test untuk kelompok intervensi didapatkan P Value 0.000 dan kelompok kontrol 0.004 yang berarti terdapat perubahan kadar gula darah sewaktu setelah diberikan intervensi. Hasil uji statisik Independent T Test didapatkan P Value 0.000 yang artinya ada perbedaan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol, yang mana disimpulkan terapi TENS lebih efektif dalam menurunkan kadar gula darah sewaktu pada pasien DMT Tipe 2. Saran penelitian ini terapi TENS dapat dijadikan sebagai salah satu terapi untuk membantu mengontrol kada gula darah pada penderita DM tipe 2
Efektivitas Terapi Oksigen terhadap Penyelamatan Miokard pada Pasien Infark Miokard dengan Elevasi St: Literatur Review Dorkas Agustina; Taufik Septiawan; Rusni Masnina; Ellysa Rahma Diana; Arifudin Riyadi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.913 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.776

Abstract

ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) atau infark miokard disebabkan oleh arteri koroner mengalami aterosklerotik atau penyebab lain yang dapat membuat ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen di miokard. Iskemia miokard terjadi pada kondisi awal, tetapi jika tidak segera diambil tindakan hal itu menyebabkan nekrosis jantung yang irreversible. Salah satu tindakan yang dapat membantu melindungi otot jantung adalah memberikan terapi oksigen Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi oksigen untuk penyelamatan miokard pada pasien infark miokard dengan elevasi ST. Metode penelitian ini menggunakan literatur  review dengan melakukan telaah jurnal nasional dan internasional tentang pengaruh terapi oksigen terhadap penyelamatan miokard pada pasien infark miokard dengan segmen elevasi ST. Terapi oksigen hanya boleh diberikan pada pasien terduga Acute Coronary Sindrom (ACS) dengan kondisi normoxia menurut AHA 2015, Selain itu kondisi hyperoxia justru dapat menyebabkan cidera lebih luas pada miokard. Beberapa penelitian menyatakan jika terapi oksigen dapat mengurangi nyeri dan memperbaiki status haemodinamik pada pasien dengan infark miokard.