Rendahnya pelaksanaan pembelajaran penjas seperti kurangnya perencanaan, proses mengajar dan penilaian yang dilakukan oleh guru mengidentifikasikan rendahnya pelaksanaan pembelajaran penjas. Oleh karenanya sangat mutlak diperlukan sebagai guru olahraga di sekolah utnuk mengetahui dan memiliki pengetahuan tentang cara mengajar yang baik, karena proses proses pembelajaran penjas bukan hanya menyampaikan sejumlah teori namun jauh dari itu adalah mengajarkan siswa dalam mengaplikasikan materi pembelajaran dalam bentuk praktik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, adapun tempat penelitian ini adalah di SD Negeri Sekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan waktu penelitian ini dilakukan selama satu bulan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru penjas di SD Negeri Sekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir yang berjumlah 10 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dimana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan skala Likert dengan menggunakan empat alternatif jawaban yakni 1) selalu, 2) sering, 3) kadang-kadang, 4) tidak pernah. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dengan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran Penjas di SD NegeriSekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir dengan persentase 44% dengan dikategorikan Cukup, karena terletak pada interval 41% - 60%.