Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transparansi Pengelolaan Dalam Kecendrungan Pilihan Berzakat Ke Lembaga Pengelola Zakat Abdul Hafiz Sahroni
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1 No 1 (2019): November
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat merupakan salah satu kewajiban umat Islam yang harus ditunaikan, disamping kewajiban-kewajiban yang lain. Organisasi pengelola zakat yang diakui oleh pemerintah yaitu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Lembaga Pengelola Zakat harus melaporkan hasil pengelolaan zakatnya agar tidak ada lagi keraguan atau kekhawatiran dalam pengelolaan dana zakat yang dilakukan BAZNAS dan LAZ sehingga terciptanya transparansi dalam pengelolaan dana zakat tersebut. Terdapat beberapa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecendrungan pilihan berzakat pada Lembaga Pengelola Zakat yaitu karena faktor kepuasan, yakni terhadap kualitas pelayanan dan juga adanya transparansi dalam pengelolaan yang mencakup Pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat dengan indikator kualitas manajemen dan laporan keuangan.
Penyuluhan Tentang Strategi Produksi dan Distribusi Industri Usaha Kerajinan Rotan di Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Abdul Hafiz Sahroni; Nurlaeli Hidayah
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v1i3.33

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku usaha kerajinan rotan di Desa Beleka, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, dalam hal strategi produksi dan distribusi. Desa Beleka dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan rotan yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai kendala, seperti efisiensi produksi yang rendah, keterbatasan inovasi desain, serta akses pasar yang sempit. Melalui metode penyuluhan partisipatif dan pelatihan langsung, kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai manajemen produksi yang efektif, diversifikasi produk, penggunaan teknologi sederhana dalam proses produksi, serta strategi distribusi modern berbasis digital. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap rantai nilai industri rotan serta komitmen untuk menerapkan strategi yang telah disosialisasikan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan daya saing dan kesejahteraan pelaku usaha kerajinan rotan di Desa Beleka.