Ibrahim Bafadhol
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

SANKSI DAN PENGHARGAAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.789 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i08.81

Abstract

LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 11 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.425 KB) | DOI: 10.30868/ei.v6i11.95

Abstract

SEKULARISME DAN PENGARUHNYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN ISLAM Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.594 KB) | DOI: 10.30868/ei.v4i07.68

Abstract

PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 02 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.431 KB) | DOI: 10.30868/ei.v6i12.178

Abstract

SANKSI DAN PENGHARGAAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v4i08.81

Abstract

In human being, they are bad and good character. It is learning tool to increase good character by reward. And learning tool to decrease bad character by punishment. There are many verses of the Holy Quran about reward and punishment as learning tools. There are many examples from prophet history about reward and punishment. Reward and punishment are important priciples in Islamic education. Kata kunci: Sanksi, penghargaan, Pendidikan Islam.
LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 11 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v6i11.95

Abstract

Lembaga pendidikan adalah lembaga atau tempat berlangsungnya proses pendidikan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengubah tingkah laku individu ke arah yang lebih baik melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Ada tiga macam lembaga pendidikan Islam, yaitu (1) Lembaga Pendidikan Islam Formal, (2). Lembaga Pendidikan Islam Non Formal, dan (3). Lembaga Pendidikan Islam Informal. Lembaga pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Sedangkan Lembaga pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Lembaga pendidikan nonformal ini disediakan bagi warga yang tidak sempat mengikuti atau menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu dalam pendidikan formal. Sedangkan lembaga pendidikan informal adalah pendidikan yang ruang lingkupnya lebih terarah pada keluarga dan masyarakat. Pendidikan keluarga adalah pendidikan pertama dan utama. Keluarga merupakan lembaga pendidikan yang pertama, tempat peserta didik pertama kali menerima pendidikan dan bimbingan dari orangtuanya atau anggota keluarga yang lain. Keluargalah yang meletakkan dasar-dasar kepribadian anak, karena pada masa ini, anak lebih peka rerhadap pengaruh pendidik (orangtuanya). Masjid juga merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki fungsi penting. Di masjid inilah kaum muslimin dididik supaya memegang teguh nilai-nilai keimanan, cinta kepada ilmu pengetahuan, mempunyai kesadaran bersosial (ukhuwwah Islamiyyah) serta merealisasikan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya shallallohu alaihi wasallam.  Keyword: lembaga pendidikan; formal; non formal; informal
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ibrahim Bafadhol
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 02 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v6i12.178

Abstract

Dalam perspektif Islam, akhlak atau moral  memiliki kedudukan yang tinggi. Demikian tingginya kedudukan akhlak dalam Islam hingga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjadikannya sebagai barometer keimanan. Beliau bersabda: أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”  (HR. Abû Dâwûd dan Tirmidzî). Dalam Islam, akhlak sangat terkait dengan keimanan dan tidak terpisah darinya. Keterkaitan antara iman dengan akhlak juga terlihat jelas pada pengarahan-pengarahan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang akhlak. Beliau sering sekali mengaitkan keimanan kepada Allah dan hari akhir dengan akhlak. Ketika seseorang memiliki orientasi dan cita-cita yang tinggi yaitu ridha Allah, maka dengan sendirinya ia akan menganggap rendah apa saja yang bertentangan dengan cita-cita tersebut yaitu seluruh perbuatan atau sifat yang dibenci oleh Allah.              Akhlak Islami memiliki beberapa keistimewaan dan ciri-ciri khusus (karakteristik) yang membedakannya dari sistem akhlak lainnya. Di antara karakteristik akhlak Islami tersebut adalah: (a) Rabbaniyah atau dinisbatkan kepada Rabb (Tuhan), (b) Insaniyah (bersifat manusiawi), (c) Syumuliyah (universal dan mencakup semua kehidupan), dan (d) Wasathiyah (sikap pertengahan).Suatu hal yang ditekankan dalam Islam adalah pendidikan akhlak wajib dimulai sejak usia dini karena masa kanak-kanak adalah masa yang paling kondusif untuk menanamkan kebiasaan yang baik.Keyword:Pendidikan, Akhlak, Islam.