Safrizal
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Antarbudaya Pengungsi Etnis Rohingya Dengan Masyarakat Aceh Di Camp Bayeun Aceh Timur Safrizal
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 1 (2018): Volume 9 Nomor 1, Januari-Juni 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i1.1729

Abstract

Penelitian ini berjudul komunikasi antarbudaya etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur. Penelitian ini akan membahas Proses komunikasi antarbudaya antara etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur dan hambatan yang mempengaruhi terjadinya komunikasi antarbudaya antar etnis pengungsi Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur serta dampak dari interaksi budaya antar etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh. Penelitian ini ditempuh bertujuan untuk mengetahui tentang komunikasi antarbudaya antar etnis pengungsi Rohingya dengan masyarakat Aceh dalam kehidupan sosial di camp Bayeun Aceh Timur dan hambatan-ambatan yang mempengaruhi proses komunikasi antarabudaya yang terjalin antara kedua belah pihak. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa melalui komunikasi antarbudaya yang terjalin antara etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur secara sosial memberikan kemampuan bagi etnis Rohingya untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Hambatan-hambatan yang mempengaruhi proses komunikasi antarbudaya pengungsi etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh timur ialah meliputi hanya bisa secara lisan dan tidak bisa tulisan, perbedaan gaya hidup antar etnis Rohingya dan masyarakat Aceh, Penarikan diri dari komunikasi (kepribadian yang terlalu menutup diri dari lingkungan), Etnis Rohingya malas untuk berbicara.