Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Idealisme dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Pendidikan di Sumatera Barat Fatimah Fatimah; Neviyarni Neviyarni; Irdamurni Irdamurni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1101

Abstract

Pendidik harus memahami dasar filosofis pendidikan, meskipun ada beberapa kekurangan. Pertama, asumsi yang bersifat normatif diperlukan dalam pendidikan karena pendidikan bersifat normatif. Teori filsafat, antara lain, dapat menjadi sumber asumsi pendidikan normatif. Panduan tentang apa yang harus diajarkan dan dicita-citakan dalam pendidikan akan diberikan oleh landasan filosofis pendidikan yang bersifat preskriptif dan normatif. Kedua, pemahaman pendidikan harus dilihat secara keseluruhan, bukan hanya secara parsial dan deskriptif. Pendekatan filosofis dapat digunakan untuk mewujudkan kajian pendidikan yang menyeluruh. Teori pendidikan seperti idealisme, realisme, pragmatisme, dan lain-lain berasal dari berbagai tradisi filosofis. Namun demikian, filosofi pendidikan nasional Indonesia adalah Pancasila. Dalam hal ini, kita harus mempelajari berbagai macam filsafat pendidikan, tetapi kita harus memastikan bahwa pendidikan kita berlandaskan Pancasila. Pendidik dapat lebih mudah menghindari terjerumus ke dalam filosofi pendidikan yang berbeda dengan memahami berbagai tradisi. Selain itu, selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila. Memahami landasan filosofis pendidikan akan membantu mencegah kesalahan dalam praktik pendidikan karena memahami pengertian filsafat, pengertian landasan filosofis pendidikan, dan konsep landasan filosofis pendidikan menurut berbagai aliran filsafat. Dalam tulisan ini, filsafat pendidikan idealisme akan dibahas secara khusus.
URGENCY OF MANAGERIAL SKILLS FOR GUIDANCE AND COUNSELING TEACHERS IN SCHOOLS Kanaya Yose Putri; Neviyarni Neviyarni; Yarmis Syukur; Ahmad Wahid
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i2.2080

Abstract

The central role of management in guidance and counseling requires counseling teachers to be able to implement these management functions optimally. Doing management is not as easy as imagined, requiring a lot of drive and skills, including one of which is managerial skills. This study was conducted with the aim of conducting a critical and thorough study of how the urgency of managerial skills for guidance and counseling teachers in carrying out management of all their activities. The method applied in this research is literature review. The conclusion from this study is that managerial skills are of high urgency to improve the effectiveness of guidance and counseling management implementation. This skill is a key aspect in an effort to create quality and useful management. An in-depth review of credible literature has also revealed that strong managerial skills can enhance organizational performance, productivity, and achievements, particularly in school guidance and counseling organizations. Therefore, this study recommends that guidance and counseling teachers and related stakeholders begin developing and improving the managerial skills of school counselors. Many efforts can be made, such as participating in training activities, workshops, seminars and so on.