Alquran dan Hadis adalah dua sumber ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan antara satu dan lainnya.Salah satunya adalah landasan umat Islam setelah Alquran, yakni Hadis. Hadis yang berasal dari RasulullahSAW. tidak hanya bercerita tentang tauhid, akhlak, teologi, fiqih, maupun ibadah, akan tetapi juga berceritatentang beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan umum atau sains. Dalam berbagai kitabhadis ada beberapa hadis yang secara tekstual dapat dipahami dengan mudah, akan tetapi ada beberapahadis yang mana harus ditelaah dari sisi kontekstualnya. Ada beberapa hadis dari Rasulullah SAW. yangnotabene nya sudah memiliki kualitas yang sahih tetapi masih dianggap ganjil (musykil) dalam pemahamannya.Banyak sekali perdebatan tentang sebuah hadis yang masih bersifat musykilwalaupun sudah berstatussahih. Terlebih lagi hadis-hadis sahih yang berkaitan dengan saintifik. Beberapa ilmuwan kontemporermasih tidak memercayainya, dan sebagian lainnya hanya menelitinya untuk mencari kebenaran dalamhadis tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah penelitian kualitatif, studipustaka, dimana penulis menelusuri sanad dari sebuah hadis dari berbagi kitab sumber asli dari hadisyang berkaitan. Penelitian matan yang mana peneliti melihat matan dari sisi kontekstual, dan menjelaskanmaksud dari matan hadis dengan membandingkannya dengan hadis lain, pandangan ulama, maupuntemuan ilmiah kontemporer. Setelah mengadakan penelitian terhadap sanad, dan matan secara kontekstual,dan juga penelitian ilmiah kontemporer, maka dapat diketahui bahwa hadis-hadis yang diteliti semuanyaberkualitas sahih, begitu juga matannya yang seharusnya dipahami secara kontekstual bukan dari sisitekstual semata.