Wahyu Hananingsih
Dosen Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI-NILAI SPORTIFITAS DALAM SENI PERTUNJUKAN PERESEAN MASYARAKAT SASAK LOMBOK Ali Imran; Wahyu Hananingsih
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v6i1.2098

Abstract

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjali) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Petarung dalam Peresean biasanya disebut pepadu dan wasit disebut pakembar. Budaya peresean yang di mainkan oleh masyarakat Lombok suku Sasak terlihat seram dan menakutkan, namun jika ditelusuri lebih mendalam banyak nilai-nilai yang tersimpan dan terkandung didalamnya, antara lain nilai seni, kesatria, persaudaraan, dan nilai sportifitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai-nilai sportifitas dalam seni pertunjukan peresean. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah survey dan pengumpulan data penelitian ini melalui observasi dan wawancara. Lokasi penelitian berada di desa darek kecamatan praya barat daya kabupaten lombok tengah. Subyek dalam penelitian ini adalah payuguban panji kartike di Desa Darek. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai-nilai sportifitas dalam seni pertunjukan peresean masyarakat sasak lombok  meliputi sikap yang selalu mengedepankan kejujuran (sikap dan perilaku para pepadu  yang secara jantan mau mengakui keunggulan lawan dan menerimanya dengan lapang dada) sikap yang selalu menghormati lawan tanding atau pepadu lain, selalu taat terhadap aturan pertandingan (rules of game).