Iri Murti
SMP NEGERI 2 BATUKLIANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF MELALUI PENERAPAN KEGIATAN MENULIS JURNAL DAN PEMANFAATANYA UNTUK PENILAIAN AUTENTIK PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BATUKLIANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Iri Murti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.233 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.827

Abstract

Salah satu persoalan yang ditemukan di sekolah adalah rendahnya keterampilan menulis siswa, khususnya keterampilan menulis paragraf. Hal tersebut terjadi karena strategi pembelajaran menulis yang digunakan belum memberi kesempatan lebih banyak pada siswa untuk mengemukakan gagasan secara tertulis dengan lebih bebas, ekspresif, dan spontan. Pembelajaran menulis yang dilakukan belum mendorong terbentuknya kebiasaan menulis pada siswa. Di sisi lain, penilaian pembelajaran menulis yang diterapkan juga belum dapat memberi informasi yang sebenarnya tentang perkembangan keterampilan menulis siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan kegiatan menulis jurnal pada siswa dan memanfaatkan tulisan dalam jurnal itu untuk bahan penilaian autentik. Dalam penerapannya kegiatan menulis jurnal tersebut dilakukan dalam tiga tahapan. Kegiatan tahapan itu adalah (1) pemahaman konsep dan pemodelan kegiatan menulis jurnal, (2) pelaksanaan dan pembiasaan menulis jurnal, dan (3) penilaian autentik dengan memanfaatkan tulisan dalam jurnal siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas tersebut dilakukan dalam tiga siklus penelitian. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A SMPN 2 Batukliang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf siswa, baik dari segi kuantitas maupun kualitas paragraf yang dihasilkan. Kegiatan menulis jurnal juga membuat kegiaan menulis menjadi lebih menarik dan bermakna bagi siswa. Peningkatan tersebut tidak terlepas dari upaya guru memberi respon, mengembangkan dialog, memodelkan cara menulis paragraf yang benar, mencermati kesalahan yang kerap dilakukan siswa, membiasakan secara tetap, serta memberikan berbagai arahan untuk membangkitan kreativitas siswa dalam menulis paragraf. Bimbingan dan arahan guru itu tetap diberikan, meskipun menulis jurnal adalah kegiatan menulis yang bersifat informal. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian disarankan kepada guru bahasa Indonesia sebaiknya kegiatan pembiasaan menulis jurnal terus diterapkan dan dilakukan dengan disertai bimbingan yang intensif dan terarah. Dengan mencermati isi tulisan siswa, disarankan pula kepada guru mata pelajaran lain sebaiknya kegiatan menulis jurnal ini dapat diterapkan karena selain melatih keterampilan menulis paragraf, jurnal juga dapat mengkomunikasikan serta merefleksikan hasil belajar dan perkembangan pribadi siswa