Bayu Teguh Wibowo
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Anindyaguna

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT INFLASI TERHADAP KURS RUPIAH SELAMA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA Bayu Teguh Wibowo
Anindyaguna Ekonobisnis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis STIE Anindyaguna Vol 3 No 2 (2021): Anindyaguna Ekonobisnis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis STIE Anindyaguna
Publisher : LPPM STIE Anindyaguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi virus Covid-19 membuat banyak tekanan dalam perekonomian dan juga nilai tukar Rupiah. Kondisi ini sangat mempengaruhi inflasi yang terjadi di Indonesia dan tentunya nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing khususnya US Dollar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Inflasi terhadap nilai tukar mata uang Rupiah terhadap US Dollar. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Bank Indonesia untuk inflasi dan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dari data Kementrian Perdagangan tahun 2020 dan 2021 dimana merupakan periode pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan teknik pengolahan data analisis regresi linier sederhana. Dengan hasil persamaan regresi Y=13921,675+31336,740X dimana persamaan tersebut menggambarkan bahwa hubungan variabel X dan variabel Y berpengaruh positif. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,1 menunjukan bahwa tingkat inflasi mempengaruhi nilai tukar Rupiah sebesar 10%
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Inflasi di Indonesia Periode 2013-2022 Bayu Teguh Wibowo; Muhammad Roby Jatmiko
Anindyaguna Ekonobisnis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis STIE Anindyaguna Vol 5 No 1 (2023): Anindyaguna Ekonobisnis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Anindyaguna
Publisher : LPPM STIE Anindyaguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan bagaimana dampaknya terhadap inflasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan data time series dari triwulan pertama tahun 2013 sampai dengan triwulan ke empat tahun 2022 yang diperoleh dari website Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik dalam satuan persen. Data diuji dengan analisis regresi linear sederhana mempergunakan IBM SPSS v26 for Windows. Rumusan hipotesa H0 yaitu Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi dan H1 yaitu Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inflasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, karena variabel Pertumbuhan Ekonomi mempunyai nilai signifikan 0,1 > 0,05 dan memiliki t hitung 2,722 > t tabel 2,024 yang menunjukan bahwa variabel Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh secara positif terhadap variabel Inflasi. Dan dengan nilai R Square sebesar 0,163 yang menunjukan hanya 16,3% Inflasi dipengaruhi oleh Pertumbuhan Ekonomi.