Puji Sulani
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Arsitektur Cetiya Dewi Samudera Singkawang Kalimantan Barat Puji Sulani
Jurnal Lektur Keagamaan Vol 12 No 2 (2014): Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 12 No. 2 Tahun 2014
Publisher : Center for Research and Development of Religious Literature and Heritage, Agency for Research and Development and Training, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.66 KB) | DOI: 10.31291/jlk.v12i2.49

Abstract

This research is a religious archaeology using contextual interpretative archaeological approach. The purpose of this study was to describe the architecture and utilization of the Dewi Samudera Cetiya Singkawang West Kalimantan. Stage of research conducted by collecting, processing, and analyisis of data using shapes analysis and contextual analysis. The result of this study is that Dewi Samudera Cetiya Singkawang West Kalimantan with three space-type siheyuan built in 1873. The construction of the cetiya is follow general rules of Chinese architectural and feng shui rules. Ornament building patterned fauna, flora, people atau character, symbols geometric motifs objects and natural phenomena. Architecture exist which indicate that the general rule of Chinese architecture, feng shui, and ornamentation of the building is still maintained by the board Dewi Samudera Cetiya Singkawang West Kalimantan. Keywords: Architecture, feng shui, Dewi Samudera Cetiya, Singkawang
Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Minggu Buddha Puji Sulani
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 1, No 1 (2014): December 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ini untuk mendeskripsikan peran Sekolah Minggu Buddha (SMB) terhadap pendidikan karakter dan implementasi pendidikan karakter di Sekolah Minggu Buddha. Upaya mengatasi krisis karakter dilakukan melalui pembangunan karakter bangsa, dengan salah satu strateginya melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter dilakukan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Sekolah Minggu Buddha merupakan program pendidikan keagamaan nonformal yang berperan dalam pendidikan karakter. Implementasi pendidikan karakter di SMB dapat dilakukan melalui pendekatan keteladanan, pembelajaran, pembiasaan, dan penguatan dalam semua kegiatan SMB. Keempat pendekatan diimplementasikan dengan mengondisikan suasana lingkungan berkarakter serta tenaga pendidik dan kependidikan yang bersikap dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai karakter. Nilai-nilai karakter bersumber dari agama, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, nilai sosial budaya, dan norms masyarakat.
SITUS BATUJAYA SEBAGAI KOMPLEKS AKTIVITAS KEAGAMAAN BUDDHA PAOA ABAD 4 - 6 MASEHI Puji Sulani
Jurnal Pelita Dharma Vol. 1 No. 1 Edisi Desember 2014
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peuelitiau  iui bertujunn merekoustruksi aktivitas keagnmaan Buddha pada nbad4  -  6 Mnselri  di Situs  Bntujayn Karouumg.  Penelitian  ini bersifat  arkeologi lristoris dengan  pendekaian  arkeologi  kontekstual  interpretative.  Toltapan  penelitian  dengan pengumpulan data, anausis data, da11  eksplanasi.   Hasil  peneiitian ini adalah  bahum perbedaan strukiur  ba11gu11a11 candi dipengaruhi oleh fimgsi ba11g1111a11 tidak of.ehpendiri atm,  pe11y1mda11g  dana  pembangnnan  ya11g  betbeda.  Fu11gsi  situs Batujm;a  adalah sebagai kompleks  rirama  ata11  viluirn  yang dibatasi tembok; memiliki stiip«; stamblra (pilar); memiliki [asilitns  b1111g1111a11  sakral berupa candi serta bangu11nn pro/an  berupa tempat tinggal (k11ti)  bltikkhu,  tempat pemandian,  dan tem.bok batas  bn11g1111.m1 caudi. Kompleks  ini   memiliki  batas  simii.   Aktivitas  keagamaan ya11g   dilakukan  meliputi sanghnknmma  di uposatlraglrara  (Segaran VU!); pusat  ritual puja  di Segaran  V dan ritual penghormatan,  prndaksimi ataupun  meditasi  di situs lain.  Aktivitas keagamaa11 diaumli dengan persiapau di Segaran II; menuju Segaran V 1111tuk  pradaksirui, meditasi dengan objek mandala votive tablet serta pembacaan pmtityasanwtpiuin,  dan.  diaklun denga« pradaksina dan meditnsidi  Segarn11 I atm, sebalilazya.