Muhammad Ikbal
Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN SERBUK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) DALAM MENURUNKAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA AIR LIMBAH DI KAWASAN INDUSTRI MAKASSAR Muhammad Ikbal; Muhammad Kamil
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulolipu.v19i2.1358

Abstract

Kadar timbal (Pb) yang tinggi dalam air limbah akan merugikan manusia dan lingkungan. Beberapa metode untuk menghilangkan logam berat dari air limbah telah dilakukan dengan proses fisika dan kimia. Biomaterial daun jambu biji (Psidium guajava L) dapat digunakan sebagai adsorben dapat mengikat logam berat, hal ini dikarenakan kandungan tanin dalam adsorben tersebut.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan serbuk daun jambu biji (Psidium guajava L) untuk menurunkan kadar timbal (Pb) pada air limbah dikawasan industri Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat eksperimen semu yaitu mengetahui kemampuan serbuk daun jambu biji (Psidium guajava L) dalam menurunkan kadar timbal (Pb) pada air limbah di kawasan industri Makassar.  Dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa pengujian serbuk daun jambu biji (Psidium guajava L) pada air limbah dikawasan industri Makassar dengan variasi konsentrasi, untuk konsentrasi 150 gr mampu menurunkan sebesar 0,13 mg/l (14%), konsentrasi 200 gr mampu menurunkan sebesar 0,26 mg/l (20%), konsentrasi 250 gr mampu menurunkan sebesar 0,42 mg/l (54%)Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengujian serbuk daun jambu biji (Psidium guajava L) mampu menurunkan kadar timbal (Pb) pada air limbah dikawasan industri Makassar. Saran peneliti selanjutnya perlu memperhatikan tentang penentuan konsentrasi dan perlakuan khusus sehingga zat tanin yang terkandung pada serbuk daun jambu biji dapat terikat.Kata Kunci             : Air limbah kawasan industri, Serbuk daun jambu biji, konsentrasi, Kadar timbal (Pb)
PENERAPAN ERGONOMI PADA PEKERJA PT. MAKASSAR BETON PERKASA DI KOTA MAKASSAR Muhammad Ikbal; Harold Geraldy Firstyliano
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 18, No 1 (2018): Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulolipu.v18i1.737

Abstract

Ergonomi merupakan salah satu faktor yang sangat dibutuhkan dalam perusahaan. Ergonomi memberikan keyakinan bahwa kesesuaian produk dengan manusia pengguna produk, akan meningkatkan hasil kerja. Maka untuk peningkatan hasil tersebut perlu adanya upaya-upaya yang ergonomi dalam perusahaan sehingga apa yang diharapkan tercapai.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap kerja, keluhan kerja, suhu dan kelembaban di bagian kantor, dan penggunaan alat pelindung diri di bagian pabrik PT. Makassar Beton Perkasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode observasional yaitu data terkumpul dari hasil survey, observasi, dan kuesioner yang digunakan untuk mendapatkan hasil atau informasi tentang sikap kerja ergonomi pada pekerja. Dengan teknik menggunakan total sampling sebanyak 40 pekerja di bagian kantor dan pabrikdi PT. Makassar Beton Perkasa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri PT. Makassar Beton Perkasa hanya pada bagian kantor saja yang sesuai dengan sikap kerja ergonomi, serta memenuhi syarat suhu dan kelembaban ruangan. sedangkan pada bagian pabrik sangat tidak sesuai dengan sikap kerja ergonomi dan alat Pelindung diri (APD) bagi pekerja terbatas, karena tidak adanya upaya  Industri untuk memfasilitasi bagi semua pekerja.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa tenaga kerja di PT, Makassar beton Perkasa masih banyak yang bekerja tidak ergonomis, sehingga menimbulkan keluhan terhadap pekerja dan  masih kurangnya APD yang disediakan bagi pekerja, maka disarankan industri PT. Makassar Beton Perkasa sebaiknya memperhatikan kenyamanan bagi para pekerjanya dan penggunaan APD hendaknya menjadi kewajiban bagi pekerja, sehingga seluruh pekerja dapat terhindar dari akibat fatal kecelakaan bekerja.Kata Kunci :  Ergonomi, K3, ketersediaan APD